Jubir Pasangan SMS-GES: Zainuddin Booy, tak Paham Konsep Kai-Wait
Admin
25 Nov 2020 03:16 WIT

Jubir Pasangan SMS-GES: Zainuddin Booy, tak Paham Konsep Kai-Wait

BURSEL- Pernyataan mantan ketua DPRD Buru Selatan, Zainuddin Booy soal kai-wait pada saat debat kandidat sangatlah tidak tepat. Konteks kai-wait yang dipahami secara sosiologis itu artinya ade deng kaka, bukan pengertiannya spiritual sebagaimana yang disampaikan oleh ZB.

Demikian disampaikan Juru Bicara, Safitri Malik, Abubakar Solissa, dalam rilisnya yang diterima media ini, Rabu 25 November 2020.

Pernyataan ZB ini berkaitan dengan pertanyaan Ibu Safitri Malik Soulisa sebagai Calon Bupati dari paslon nomor urut 3 soal geostrategi dan geopolitik dalam konteks kai-wait pada sesi tanya jawab berlangsung.

"Pertanyaan Ibu Safitri ini dalam kerangka mempertegas makna filosofi dari kai-wait yang harus dikorelasikan dengan konfigurasi pasangan Calon Bupati dan wakil Bupati, yang seharusnya diwakili oleh dua komunitas agama yang ada di Buru Selatan." Demikian disampaikan Abubakar.

Kata Abubakar, Keterwakilan dua komunitas ini dalam bentuk konfigurasi pasangan calon sejatinya telah merefleksikan esensi dari pengertian kai-wait itu sendiri.

"Menurut saya, penjelasan ZB yang keluar dari makna filosofi kai-wait, bisa dibaca sebagai kegagalan dirinya dalam memahami konteks keberagaman masyarakat Buru Selatan yang terbilang heterogen." Tukasnya.

Dapatkan sekarang

Liputan Jateng, Ringan dan cepat
0 Disukai
Jelajahi Orang
Rahman
9 bulan
Kayum Ely
5 bulan
Sulaiman
9 bulan
Abdullah
2 bulan