KILAS PANTURA

Kodim 0710/Pekalongan Sigap Bedah Rumah Milik Dasirin

KILASJATENG.COM, PEKALONGAN – Miris mendengarnya. Pada era yang sudah sedemikian maju namun masih ada keluarga yang harus tinggal di gubug dekat kandang kerbau.

Tapi itulah kenyataan yang dialami Dasirin beserta anak istrinya. Mereka tinggal di samping kandang kerbau di hutan kawasan Bukit Mengger, Dukuh Mengger, Desa Sengare, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan.

Informasi tersebut kini ramai diperbincangkan dan menghiasi beberapa media cetak, online maupun media sosial. Doa dan harapan selalu disampaikan nitizen agar keluarga Dasirin dapat segera mendapatkan bantuan dan tinggal di tempat yang layak sebagaimana masyarakat inginkan.

Menanggapi dan menindaklanjuti hal tersebut, Kodim 0710/Pekalongan bersama unsur terkait lainnya mulai mengerjakan pembangunan rumah untuk kelurga Dasirin.

Dimana sebelumnya Kodim 0710/Pekalongan telah berkoordinasi dengan Polsek Talun, Trantib Talun, Kepala Desa Sengare dan masyarakat di sekitar perkampungan terkait rencana bantuan untuk keluarga Dasirin.

Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha saat meninjau lokasi pembangunan rumah Dasirin, menyampaikan saat ini Wiwit dan Vivi sudah mendapatkan perawatan di RS Kajen yang difasilitasi oleh Bupati Pekalongan, Asip Kholibi SH M.Si.

“Kedua anak Dasirin saat ini sudah dibawa ke RS Kajen Pekalongan untuk mendapatkan perawatan dan itu gratis. Untuk sementara diindikasikan putrinya Dasirin mengalami kelumpuhan sehingga harus diambil tindakan lebih lanjut,” kata Dandim, kemarin.

Lebih lanjut disampaikan, saat ini juga sudah dimulai pembangunan rumah layak huni untuk keluarga Dasirin. Pembangunan rumah ini juga difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan tenaganya dari Babinsa serta Babinkamtibmas wilayah Talung dibantu masyarakat sekitar.

Setiap harinya Danramil dan Kapolsek Talun akan berada di lokasi ini untuk memantau perkembangannya, sehinga pembangunan dapat selesai sesegera mungkin.

“Setiap harinya akan ada sekitar 30 orang dari Babinsa dan Babinkamtibmas dibantu masyarakat setempat, sehingga diharapkan dalam waktu maksimal dua minggu sudah selesai dan dapat ditinggali,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, SH S.I.K M.S yang ikut dalam peninjauan menuturkan, membantu warga seperti yang dialami Dasirin dan Sarkonah merupakan kewajiban bersama. Kita harus peduli.

“Warga Pekalongan harus saling peduli, walaupun tempat kita berjauhan namun kita wajib membantu. Bukan hanya berupa materi tetapi juga dengan doa,” pinta Kapolres.

Selain Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha dan Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, peninjauan dan pemberian bantuan tersebut juga dihadiri ibu-ibu Persit Kodim 0710/Pekalongan dan Bhayangkari Polres Pekalongan serta Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan. (Gan)

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top