KILAS PANTURA

EVP Daop 4 Laksanakan Pemeriksaan Jalur Rel Dari Tegal-Pekalongan

KILASJATENG.COM, TEGAL – Dalam rangka meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, PT KAI Daop 4 Semarang yang dipimpin langsung oleh Executive Vice President atau Kadaop 4 Semarang Yosita bersama jajarannya melaksanakan kegiatan pengecekan sistem keamanan perkeretaapian di lintas Stasiun Tegal hingga Stasiun Pekalongan, Kamis (27/9).

Kegiatan inspeksi lintasan jalur rel kali ini menggunakan kendaraan ‘dresin’ atau yang disebut kendaraan mobile di atas rel khusus inpeksi.

Adapun yang menjadi objek pemeriksaan diantaranya kondisi jalur rel, jembatan, wesel rel (alat pemindah jalur kereta api, kebersihan stasiun, sistem persinyalan, sistem telekomunikasi, kondisi bangunan dinas, fasilitas layanan kepada penumpang dan kesiapan para personil dilapangan.

Lintasan jalur rel dari Stasiun Tegal hingga Stasiun Pekalongan mempunyai jarak rel sepanjang 60,2 Km dan melalui 8 Stasiun. Jalur rel lintasan ini termasuk ke dalam jalur padat dilintasan utara bagian tengah, dimana setiap harinya dilalui oleh 103 perjalanan kereta api, yang terdiri dari 76 perjalanan KA penumpang dan 37 perjalanan KA barang.

Guna mengatur perjalanan kereta api tersebut dari Tegal hingga Pekalongan, lintasan ini dilengkapi dengan sistem persinyalan elektrik jenis Vital Processor Interlocking (VPI) buatan Alstom. Dan selanjutnya  mengalami sistem persinyalan telah mengalami modifikasi dalam perkembangannya.

Executive Vice President Daop 4 Semarang, Yosita mengatakan, pada hari ini melaksanakan pantauan langsung kondisi lintasan rel dari Tegal hingga Pekalongan.

“Hal ini kita lakukan sebagai fungsi pengawasan langsung agar para petugas dilapangan harus selalu bekerja dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sudah ditetapkan. Sehingga setiap subsistem dari sistem keselamatan perjalanan kereta api bisa bekerja sebagaimana mestinya. Selain itu, disiplin dari para personil harus terus dijaga dan ditingkatkan,” ujar Yosita disela-sela pelaksanaan kegiatan inspeksi.

Diharapkan dengan langkah peningkatan keselamatan perjalanan kereta api tersebut, tingkat kepercayaan pengguna jasa layanan kereta api di bagian wilayah Pantura tengah ini dapat terus meningkat dari tahun ke tahun.

Tercatat trend peningkatan jumlah penumpang di wilayah Daop 4 Semarang yang tumbuh secara positif, ini bisa dilihat dari statistik jumlah penumpang pada tahun 2016 yang mencapai 5.064.000 penumpang.

Lalu di tahun 2017 yang lalu, jumlahnya meningkat 15 persen menjadi 5.808.033 penumpang.

“Sedangkan di tahun 2018 ini, ditargetkan jumlah penumpangnya bisa mencapai 6.031.457 penumpang,” katanya. (Gal)

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top