KILAS PANTURA

Terapkan Protokol Kesehatan, Samsat Batang Batasi Layanan

BATANG – Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Batang melakukan penyesuaian layanan perpajakan dengan membatasi jumlah wajib pajak (WP) dan pola layanan yang diterapkan. Hal ini perlu untuk mencegah penyebaran Covid-19, terutama menjelang penerapan tatanan kenormalan baru atau new normal.

Kasubbag Tata Usaha Kantor Samsat Batang, Agus Riyono, menyampaikan pembatasan ini dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan kepadatan. Dengan demikian, meminimalkan risiko kontak fisik antarwajib pajak yang mengantre layanan.

“Sebelum munculnya pandemi Covid-19, Samsat Batang mampu melayani hingga 150 WP (tanpa jeda). Namun saat adanya pandemi dan menuju kenormalan baru, mulai membatasi jumlah WP. Pelayanan diberikan dalam tiga sesi, dan tiap sesinya berjumlah 50 WP,” tutur Agus Riyono saat memantau pelayanan di Kantor Samsat Kabupaten Batang, Senin (8/6/2020).

Agus menambahkan, wajib pajak yang akan membayar pajak kendaraan juga menjalani serangkaian protokol kesehatan. Mulai dari sterilisasi di dalam bilik di depan pintu masuk, pengukuran suhu tubuh, wajib menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menerapkan jarak fisik atau physical distancing antartempat duduk di ruang tunggu.

“Sedangkan bagi petugas, selain wajib memakai masker, sudah disiapkan kaca pembatas agar tidak terjadi kontak langsung dengan WP,” katanya.

Pihaknya mengimbau para WP untuk segera membayar pajak kendaraan meski dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Di samping untuk meminimalisasi terjaring razia, juga untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” imbuhnya.

Salah satu WP, Sokhibul Yayin menuturkan, pemberlakuan protokol kesehatan saat penerapan tatanan kenormalan baru, dirasa sangat positif demi memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Adanya pembatasan jumlah WP yang dilayani akan berdampak positif, sehingga pandemi tidak berkelanjutan. Kalau dibebaskan, nanti pada masuk semua dan penyebaran virus malah tambah banyak,” ujarnya.(pemkabbatang/pemprovjateng)

Loading...

BERITA POPULER

To Top