KILAS DAERAH

Tak Ada Petugas, Protokol Kesehatan Tetap Wajib Dilaksanakan

SALATIGA – Ada atau tidak adanya petugas yang mengawasi, para pedagang dan pembeli di pasar Kota Salatiga diharapkan untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan. Baik menjaga jarak individu (physical distancing), rajin mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir, dan selalu mengenakan masker.

Hal ini ditekankan Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, saat memberikan bantuan 900 face shield (pelindung wajah) kepada Perwakilan Paguyuban Pedagang Pasar Pagi Kota Salatiga, di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Rabu (27/5/2020).

“Ada atau tidak ada petugas, saya berharap agar para pedagang, pembeli dan semuanya untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan. Jaga jarak, rajin cuci tangan dan pakai masker serta pelindung wajah,” katanya.

Yulianto menjelaskan, bantuan 900 face shield tersebut untuk mengurangi risiko dan menghambat penularan Covid-19, bagi para pedagang Pasar Pagi.

“Ini merupakan salah satu upaya adaptasi kita semua, bagaimana agar para pedagang tetap bisa berjualan, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut Yulianto juga menyampaikan bantuan sarung tangan karet dari Dinas Perdagangan bagi para pedagang.

“Diharapkan, agar saat pasar pagi sudah operasional kembali, semua pedagang mengenakan masker, face shield dan juga sarung tangan karet,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga Kusumo Aji menyebutkan, pihaknya telah meliburkan kegiatan jual beli di Pasar Pagi selama lima hari, yaitu 24-28 Mei 2020.

“Ini dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 dan menyambut Hari Raya Idulfitri 1441 H,” ujarnya.

Ketua Paguyuban Pasar Pagi, Kastolani Kurdi menyampaikan terima kasih atas bantuan dan perhatian dari Wali Kota Salatiga.

“Ini merupakan dukungan yang sangat berarti bagi kami. Saya sampaikan terima kasih kepada Bapak Wali Kota dan jajaran,” pungkasnya.(pemkotsalatiga/pemprovjateng)

Loading...

BERITA POPULER

To Top