KILAS DAERAH

Perangkat Desa Diminta Mendata Pemudik yang Datang

BLORA – Walaupun jumlah penderita Covid-19 di Blora masih nihil, Pemerintah Kabupaten Blora tetap waspada terhadap penyebaran virus tersebut. Terlebih dari data yang masuk, sudah ada 6.925 pemudik yang tersebar di 16 kecamatan se-Kabupaten Blora.

Karenanya, Bupati Blora Djoko Nugroho meminta seluruh perangkat desa di Kabupaten Blora untuk mendata warganya yang baru mudik, khususnya yang datang dari zona merah Covid-19.

“Kepada seluruh Camat, Lurah dan Kades kami minta untuk terus mendata, dan mengawasi. Lindungi mereka agar tetap sehat. Suruh berdiam diri dahulu di rumah selama 14 hari. Jika ada gejala sakit baru periksa ke fasilitas kesehatan terdekat,” ucapnya saat menggelar konferensi pers terkait perkembangan Covid-19 di sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blora, Selasa (31/3/2020).

Bupati menyampaikan, pihaknya baru saja menerima tamu dari Pabrik Gula GMM-Bulog Todanan. Rencananya, 16 April mendatang akan memulai musim giling untuk memproduksi gula 2020 ini. Karenanya, Djoko meminta PT GMM untuk tidak menjual gula hasil produksinya keluar daerah.

“Akibat pandemi Covid-19 ini, harga sembako juga ikut kena dampak. Salah satunya gula. Oleh sebab itu tadi kita arahkan agar PT GMM Bulog tetap melaksanakan giling yang hasilnya nanti untuk operasi pasar di Kabupaten Blora agar harganya kembali normal. Jangan dijual keluar daerah dulu,” ujar bupati.

Selain gula, saat ini petani di Blora juga sedang panen cabai merah yang harganya turun hingga Rp5.000 per kilogram. Untuk mengatasi hal tersebut, ASN akan digerakkan untuk membeli cabai petani seperti tahun lalu dengan harga normal agar tidak merugi.

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan bantuan secara simbolis dari gabungan BUMD, berupa tandon air berkapasitas 300 liter beserta perlengkapannya sejumlah 16 set untuk fasilitas cuci tangan pakai sabun (CTPS) yang telah disalurkan ke pasar-pasar di Kabupaten Blora.

Dengan memperhatikan perkembangan terkini terkait corona virus disease atau Covid-19, Djoko berpesan kepada masyarakat untuk tetap jaga jarak, tingkatkan imunitas tubuh, jangan bersalaman, jangan berkerumun, dan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat.

“Apabila sedulur-sedulur membutuhkan informasi atau data terkait Covid-19 maka bisa mengakses corona.blorakab.go.id dan hotline 0296-5300119 dan 085727272119. Jangan sebarkan berita tidak benar, dan jangan sampai termakan,” pungkas bupati.(pemkabblora/pemprovjateng)

Loading...

BERITA POPULER

To Top