RAGAM

Minim SDM, LPSK Ajukan Tambahan PNS

Jakarta, liputan.co.id – Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Abdul Haris Semendawai mengatakan, implikasi layanan untuk mereka yang dalam perlindungan LPSK sudah dirasakan masyarakat.

“Perlindungan fisik, adanya rumah aman, dan pengamanan, LPSK sudah lakukan,” kata Haris, saat rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (15/3/2018).

Contohnya ujar dia, dalam kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kediri. “LPSK juga sudah melakukan jemput bola,” tegasnya.

Namun dia akui, berbagai kegiatan tersebut sebagian tidak mendapatkan liputan dari media. Pada saat melakukan perlindungan, juga tidak diliput media dalam rangka menjaga kerahasiaan dari terlindung sehingga banyak aktivitas perlindungan saksi ini tidak terpublikasi, dan masyarakat tidak tahu.

“Tapi untuk kegiatan proaktif di beberapa daerah sudah dilakukan,” tegasnya.

Selain itu lanjutnya, LPSK juga menghadapi kendala SDM yang tidak sebanding dengan jumlah kasus yang harus mendapat perlindungan.

“Ada sekitar 3.000 kasus, sementara SDM yang langsung di luar tenaga pendukung hanya 100 orang. Jumlahnya sangat tidak seimbang. LPSK juga kesulitan SDM dari lembaga lain, sehingga akan mengajukan tambahan PNS dalam tahun 2018 ini,” imbuhnya.

The post Minim SDM, LPSK Ajukan Tambahan PNS appeared first on LIPUTAN.CO.ID.

Loading...

BERITA POPULER

To Top