KILAS SEMARANG

Asisten SDM Kapolri: Seleksi Anggota Polri Dijamin Bebas KKN

KILASJATENG.COM, SEMARANG – Mulai awal April mendatang, Polri membuka rekrutmen bagi masyarakat yang ingin menjadi polisi. Mulai dari tamtama, bintara maupun taruna Akpol.

Menurut Asisten Sumber Daya Manusia (SDM) Kapolri Irjen Pol Drs Arief Sulistyanto, dalam proses seleksi penerimaan anggota Polri ini obyektif dan transparan, tidak ada prakter-praktek KKN, percaloan dan sebagainya.

“Jadi tidak ada KKN. Tidak perlu menyiapkan sejumlah uang untuk bisa masuk. Yang perlu disiapkan adalah kemampuannya,” tegas Irjen Pol Arif seusai menghadiri acara Rakernis SDM Rekruitmen anggota Polri di Wisma Perdamaian Semarang, Kamis (15/3).

Lebih lanjut, Jenderal berbintang dua ini mengatakan apabila ada seseorang yang menjanjikan bisa meluluskan, baik itu anggota Polri atau orang di luar Polri, itu merupakan tindak penipuan.

“Sehingga jika ada orang yang mendatangi dan menjanjikan bisa meluluskan, baik itu anggota Polri atau orang di luar Polri, itu penipuan. Sehingga kalau bisa ditangkap saja, nanti diserahkan pada polres setempat karena tidak ada lagi praktek-praktek seperti itu,” tegasnya.

Menurutnya, pihaknya sudah berupaya melaksanakan proses yang transparan tapi rumor yang ada di tengah masyarakat lebih banyak berkembang.

“Padahal kami sudah melaksanakan seleksi anggota Polri itu betul-betul dengan transparan, obyektif, clear dan clean, semuanya terbuka. Ini untuk menghasilkan anggota Polri yang berkualitas,” katanya.

Dijelaskannya, jika calonnya baik, dididik dengan baik maka akan menjadi polisi yang profesional kembalinya kepada masyarakat lagi akan bisa kerja dengan baik.

Dia mencontohkan, ada anggota Polwan namanya Rumaniyah dari Pekalongan, anak seorang petani. Saat ini Bripda Rumaniyah bertugas di bidang Divisi Teknologi Informasi Mabes Polri.

“Bapaknya menangis disini karena sangat terharu anaknya bisa menjadi Polwan dengan susah payah tanpa uang sedikit pun. Untuk mengantar anaknya ke Jakarta pun orangtuanya tidak sanggup. Nah ini gambaran bahwa siapapun bisa menjadi anggota Polri kalau dia memiliki kemampuan,” jelasnya.

Dalam hal ini, Mantan Kapolda Kalbar itu juga memberikan apresiasi khusus kepada Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono karena pelaksanaan seleksi kepolisian di Polda Jateng tahun lalu berjalan baik dan transparan.

“Seleksi anggota Polri untuk di Polda Jateng sudah baik sekali. Semoga tahun 2018 ini bisa lebih baik lagi. Alhamdulillah Polda Jateng tahun lalu sudah sangat baik sekali,” katanya.

Sementara itu Kapolda Jateng Irjen Pol Drs Condro Kirono juga menguraikan hal serupa. Menurutnya, tidak ada pembayaran.

“Kalau ada rumor masuk polisi bayar, saya tantang, siapa, dimana, dan transparannya akan saya tindaklanjuti karena kami sudah berkomitmen. Tidak ada titip-titipan. Kalau ada katabelete langsung gugur,” tutur Kapolda. (Art)

Loading...

BERITA POPULER

To Top