RAGAM

Fahri Hamzah: Media Mainstream Teralienasi Untung Ada Sosial Media

Jakarta, liputan.co.id – Menjamurnya keberadaan sosial media di banding media mainstream, menurut bagi Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, merupakan keuntungan bagi masyarakat. Sebab, oligarki yang dimainkan pemilik media mainstream teralienasi dengan kemunculan sosial media sebagai alternatif informasi.

“Media mainstream, yang seharusnya memberikan informasi terkait banyak peristiwa sesungguhnya justru tertutupi oleh kepentingan politik dan ekonomi sang pemilik, yang terkadang menjadi pengurus partai politik,” kata Fahri di Jakarta, Jumat (16/2/2018).

Alhasil, kata deklarator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, masyarakat menerima informasi sesuai keinginan pemilik media mainstream yang sekaligus memberangus idealisme jurnalis yang menjadi karyawannya.

“Untungnya, masyarakat mendapat informasi yang seringkali lebih akurat dan cepat melalui sosial media. Disinilah keuntungan masyarakat dari menjamurnya sosial media,” ujar Fahri.

Sedangkan Ketua DPR Bambang Soesatyo, menilai menjamurnya sosial media seringkali muncul akun palsu yang disalahgunakan untuk menyebarkan fitnah berupa berita hoax ataupun ujaran kebencian terhadap kredibilitas seseorang, Seperti dialami Presiden Joko Widodo, Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, hingga terakhir Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri.

“Kami mendesak Komisi I DPR bersama Kemenkominfo dan Badan Siber & Sandi Negara untuk melakukan pengawasan intensif terkait penyebaran fitnah, berita hoax, dan hate speech di media sosial yang berpotensi menimbulkan konflik,” imbuh politikus Partai Golkar itu.

Loading...

BERITA POPULER

To Top