KILAS SEMARANG

Jazzy Station di Stasiun Semarang Tawang

KILASJATENG.COM, SEMARANG – Setelah sebelumnya sukses mempromosikan produk lokal berupa komuditas kopi bertajuk “Ngopi Bareng KAI”, kali ini PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi IV Semarang menggelar pertunjukan musik jazz di Stasiun Tawang Semarang untuk menghibur para pengguna jasa kereta api (KA).

Kepala PT KAI Daop IV Semarang, Wiwik Widayanti mengatakan, event musik bertajuk “Jazzy Station” itu digelar serentak di enam stasiun, yakni Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Bandung, Stasiun Gambir, Stasiun Yogyakarta, Stasiun Surabaya Gubeng dan Stasiun Malang.

“Selama bulan Februari setiap Selasa dan Rabu, berbagai komunitas jazz bakal menghibur para penumpang. Untuk Stasiun Semarang, ada beberapa musisi jazz yang kami gandeng, seperti Band The Circle, Fatty Catty, Zero dan Lightning,” ujarnya, di sela menonton “Jazzy Station” di Stasiun Tawang Semarang, Selasa (6/2).

Selain musik jazz, kata dia, masyarakat juga berkesempatan untuk mendapatkan berbagai hadiah menarik, karena ada game-game ringan namun seru. Cukup dengan menginstal aplikasi KAI Access di telepon pintar, bisa berpeluang dapat hadiah menarik.

“Guna memberi nuansa KAI untuk Go Internasional, maka pilihan musik jazz sebagai media komunikasi masyarakat sangatlah tepat. Diharapkan dengan pendekatan ini, bisa meningkatkan animo masyarakat di dalam penggunaan layanan online tiketing kereta api, khususnya dalam menggunakan aplikasi KAI Accsess,” ujarnya.

Sementara itu Manajer Humas PT KAI Daop IV Semarang, Suprapto menambahkan, pemanfaatan pembelian tiket kereta api secara online akan terus disosialisasikan kepada masyarakat, karena banyak kemudahan dan keunggulan bertransaksi secara online dibandingkan dengan pembelian ke loket.

“Data tahun 2017 yang lalu, untuk di wilayah PT KAI Daop IV Semarang tercatat jumlah penumpang yang menggunakan kereta api sebesar 5.808.033 orang atau 15 persen melebihi dari jumlah tahun 2016 yang hanya berjumlah 5.064.000 orang,” imbuhnya.

Dari total 5.808.033 orang, lanjutnya, terdiri dari pengguna layanan tiket secara online mencapai jumlah 3.200.810 penumpang atau 55 persen dari total transaksi secara keseluruhan.

Sedangkan angka masyarakat yang masih membeli di loket stasiun berjumlah 2.607.223 penumpang atau sekitar 45 persen dari transaksi tiket secara keselurahan.

“Diharapkan dengan sosialisasi yang terus kita lakukan dengan menggunakan berbagai media komunikasi ini, pemahaman seputar layanan pembelian online tiket kereta api bisa menjangkau ke seluruhan lapisan masyarakat. Dimana, terdata yang download New KAI Access sejak diluncurkan pada 28 September 2017 hingga 31 Januari 2018 sebanyak 1.396.690 orang,” tambahnya. (Art)

 

Loading...

BERITA POPULER

To Top