RAGAM

Penjabat Gubernur dari Polri? Tifatul Sembiring: Bila TV Rusak, Bawa Ke Montirnya, Bukan Ke Tukang Kayu

Jakarta, liputan.co.id – Anggota Komisi III DPR RI Tifatul Sembiring menilai penunjukan perwira tinggi Polri untuk jadi penjabat gubernur tidak pantas. Harusnya jabatan dua gubernur yang kosong (Jawa Barat dan Sumatera Utara,red) diisi oleh pejabat eselon I di lingkungan Kementerian Dalam Negeri seperti sering dilakukan.

“Walau tak ada persoalan dengan hukum, tapi ini seperti menunjukkan kekurangan sumber daya aparatur sipil negara (ASN) yang mampu mengisi jabatan penjabat kepala daerah,” kata Tifatul Sembiring, di Gedung DPR RI, Senayan Jakarta, Senin (29/1/2018).

Penunjukkan Polri sebagai penjabat kepala daerah lanjutnya, seperti memberi kesan pada pemerintah yang ketakutan dengan dua provinsi ini. “Mengapa polisi harus menjadi penjabat gubernur. Sebaiknya dipertimbangkan lagi. Saya usul ambil saja dari Kemendagri sebagai Plt untuk dua provinsi itu,” sarannya.

Mantan Menteri Komunikasi dan Informasi itu mencontohkan, bila ada kerusakan televisi, sebaiknya dibawa ke montirnya, bukan ke tukang kayu. Itu salah penanganan. Begitulah politisi PKS ini mengiaskannya dengan penunjukan perwira tinggi Polri yang menjadi Plt. gubernur.

Loading...

BERITA POPULER

To Top