KILAS SEMARANG

Walikota Hendi Kenalkan Outstanding Semarang Kepada Delegasi Uni Eropa

KILASJATENG.COM, SEMARANG – Sebanyak 12 Delegasi Uni Eropa melakukan serangkaian kunjungan ke Kota Semarang untuk meningkatkan hubungan kerjasama dengan Provinsi Jateng, khususnya Kota Semarang.

Dalam kunjungannya tersebut, para diplomat yang dipimpin oleh Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Guerend ini diterima langsung Walikota Semarang, Hendrar Prihadi di Balaikota Semarang, Rabu (24/1).

Selain melakukan dialog dan pembahasan sejumlah hal bersama Walikota Semarang Hendrar Prihadi terkait dukungan untuk mengembangkan Kota Semarang, para dubes negara Uni Eropa juga mendapatkan pemaparan soal Pusat Infromasi Publik (PIP)sebagai pusat pelayan informasi dan transparansi Semarang.

Vincent Guerend menjelaskan, kunjungan para dubes ke Kota Semarang adalah untuk menunjukkan ketertarikan kepada Kota Semarang sebagai kota yang sangat penting di Indonesia, terutama di Jateng. Banyak yang sudah dilakukan bersama dengan Semarang.

“Selama ini negara-negara anggota Uni Eropa sudah aktif dalam mendukung Kota Semarang melalui kegiatan sosial dan juga perusahaan-perusahaan Eropa yang ada di Kota Semarang. Saat ini perusahaan dari Uni Eropa setidaknya telah menciptakan 1 juta lapangan kerja di Indonesia, termasuk di Kota Semarang,” kata Vincent Guerent.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Semarang Hendrar Prihadi atau yang akrab disapa Hendi itu mengucapkan terima kasih kepada seluruh delegasi Uni Eropa yang telah mendorong masing-masing negara di Eropa untuk berpartisipasi dalam membangun Kota Semarang.

Dalam kesempatan itu, melalui paparannya, Walikota Hendi memperkenalkan program ‘Outstanding Semarang’ sebagai upaya untuk menarik wisatawan datang, guna menumbuhkan sektor pariwisata di kota lumpia tersebut.

Dalam logo ‘Outstanding Semarang’ yang ditampilkan Walikota Hendi dalam paparannya, tampak didominasi oleh silhouette Gereja Blenduk Kota Lama sebagai icon bangunan heritage di Kota Semarang.

“Nanti setelah dari sini, mungkin sekalian dapat juga singgah di kawasan Kota Lama Semarang yang dalam 2 tahun ini telah ditata menjadi sangat indah,” katanya.

Walikota Hendi menyampaikan, bahwa pihaknya menargetkan dengan bangkitnya sektor pariwisata di Kota Semarang maka dapat semakin meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Semarang, sehingga lebih menyejahterakan masyarakat.

Terkait upaya yang dilakukan Walikota Hendi untuk Kota Semarang, Duta Besar Italia untuk Indonesia, Vittorio Sandalli menyatakan setuju. Menurutnya, sangat penting untuk mempromosikan Kota Lama Semarang.

“Di Italia juga banyak kota bersejarah seperti Milan, Roma, serta Florence, dan kami memiliki ‘Cultural Herritage Task Force’ untuk melestarikan warisan budaya di dunia,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Duta Besar Kroasia untuk Indonesia, Drazen Margeta. Pihaknya mendukung upaya pengembangan wisata Kota Semarang.

“Kota Semarang memiliki kesamaan dengan Kroasia, karena 70 pesran GDP Kroasia adalah dari jasa, khususnya pariwisata dan transportasi. Saat ini setiap tahunnya ada 20 juta wisatawan datang ke Kroasia yang sangat menunjang pertumbuhan ekonomi,” terangnya.

Sedangkan perwakilan Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Juliet Maric Capeling mengungkapkan sangat senang bila dapat membantu mempromosikan Kota Semarang.

“Bagi orang Inggris, mereka sudah sangat nyaman di Kota Semarang karena mereka sangat menyukai obyek wisata Kota Lama yang menarik,” ungkapnya.

Namun di satu sisi, Juliet juga menyoroti terkait tidak adanya penerbangan dari Inggris ke Semarang. Karena warga Inggris sangat tidak suka jika dalam perjalanan ganti pesawat.

“Kami mengharapkan dengan adanya bandara baru di April mendatang, bisa dibuka penerbangan dari Inggris langsung ke Kota Semarang,” harapnya. (Art)

 

Loading...

BERITA POPULER

To Top