KILAS SEMARANG

Walikota Hendi Minta Perusahaan Buka Ruang Bagi Penyandang Disabilitas

KILASJATENG.COM, SEMARANG – Sebanyak 45 orang penyandang disabilitas di Kota Semarang menerima bantuan dari Walikota Semarang Hendrar Prihadi berupa alat bantu untuk menopang kegiatan mereka sehari-hari.

Bantuan ini diberikan langsung oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi atau yang  akrab disapa Hendi dalam acara peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional tingkat Kota Semarang di Balaikota Semarang, Kamis (28/12).

Alat bantu yang diserahkan kepada para penyandang disabilitas tersebut, berupa 19 kaki palsu, 6 pasang sepatu affo, 10 kursi Roda, 5 Walker, dan 5 Tripad.

Selain memberikan bantuan, pada kesempatan itu Walikota Hendi juga secara tegas meminta kepada seluruh masyarakat Kota Semarang untuk bergerak bersama menciptakan lingkungan yang mendukung bagi para penyandang disabilitas.

“Saya meyakini bahwa alat bantu hanyalah sebuah sarana, akan percuma jika semangatnya tidak ada. Maka dari itu marilah kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang bisa terus mendukung satu sama lain,” tegasnya.

“Karena itu, saya berkomitmen untuk terus mengkomunikasikan kepada perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Semarang agar memberi ruang untuk mendukung sedulur-sedulur bisa berdikari,” lanjutnya.

“Saya selalu menyampaikan jika sedulur-sedulur yang memiliki keterbatasan dalam berjalan misalnya, kan tidak membatasi kemampuan mengetiknya, maka tolong ini menjadi perhatian,” ujar Walikota Hendi yang juga politisi PDI Perjuangan ini.

Pada kegiatan tersebut, Walikota Hendi juga memberikan apresiasi kepada penyandang disabilitas di Kota Semarang yang meskipun dalam keterbatasan, masih memiliki kepedulian yang tinggi kepada Kota Semarang.

“Kepedulian tersebut salah satunya terlihat dari adanya tim peduli bencana yang dibentuk oleh para penyandang disabilitas di Kota Semarang. Luar biasa, tim ini mungkin mobilitasnya sangat tinggi, kita lihat dimana-mana selalu ada,” puji Walikota Hendi.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Semarang Tommy Y Said mengungkapkan, bahwa kegiatan peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional ini sebagai momentum kelembagaan yang diharapkan menjadi sikap dan kepribadian warga Kota Semarang dalam berbangsa dan bernegara.

“Khususnya mendayagunakan peran aktif masyarakat luas, baik secara jangka panjang maupun jangka pendek untuk bisa peduli dan mempunyai jiwa kesetiakawanan sosial di Kota Semarang,” ungkapnya. (Art)

 

 

Loading...

BERITA POPULER

To Top