Tolak Dirut yang Baru, Ratusan Karyawan PTPN IX Demo

?????????????????????????????????????????????????????????

KILASJATENG.COM, UNGARAN – Ratusan karyawan yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Perkebunan (FSPBUN) IX Tanaman Tahunan PT Perkebunan Nusantara IX menggelar demo di komplek Kebun Kopi Banaran, Bawen, Kabupaten Semarang, Kamis (14/12). Mereka menolak pergantian Dirut PTPN IX yang baru akan dijabat Iryanto Hutagaol.

Koordinator Aksi Penolakan, Budiyanto mengatakan, bahwa aksi yang mereka lakukan ini intinya menolak Iriyanto Hutagaol menjadi direktur utama PTPN IX. Pasalnya, Iriyanto bukan berasal dari PTPN IX dan justru berasal dari luar PTPN IX. Maka tidak akan mempunyai kompetensi khususnya di bidang perkebunan.

“Direktur utama PTPN IX itu harusnya dijabat orang yang benar-benar dari PTPN IX. Bukannya, dijabat orang dari luar PTPN IX seperti sekarang ini. Alasan lain, karena jika orang berasal dari PTPN IX  maka akan mengetahui dan mempunyai pengalaman bidang perkebunan,” katanya.

Dikatakan, bahwa harusnya pimpinan itu mengetahui profesi dan paham tentang perkebunan. Direktur yang baru ini dinilainya hanya asal tunjuk dan bukan merupakan bidangnya. Karena, Iriyanto Hutagaol sebelumnya menjadi Direktur Keuangan Bulog dan jelas-jelas bukan orang yang paham perkebunan.

“Jika PTPN IX dipimpin orang yang tidak punya kompetensi di bidang perkebunan, kekhawatiran karyawan kedepannya perusahan tidak akan sehat. Dari alasan ini, para karyawan PTPN IX siap untuk terus mengawal eksistensi perusahaan sampai kapanpun,” ujarnya.

Sebelum menggelar demo, para karyawan datang dari berbagai daerah itu sejak pagi terlebih dulu menggelar apel di Kompleks Argo Kampoeng Kopi Banaran, Bawen. Usai apel, mereka langsung melakukan sweeping dan mengosongkan gedung pertemuan Robusta di komplek Kampoeng Kopi Banaran tersebut.

Sebelum mengakhiri demo, para karyawan diterima untuk beraudiensi dengan Direktur Utama PTPN IX yang baru, Irianto Hutagaol. Dihadapan para karyawan, Iriyanto Hutagaol memaparkan rencana pengembangan perusahaan. Bahkan, rencana yang telah disusun itu justru lebih mengedepankan aspirasi karyawan.

“Kami disini akan paparkan pengembangan perusahaan dan didalamnya justru kami kedepankan aspirasi dari karyawan. Bukannya, kami melakukan pengembangan itu tanpa memikirkan karyawan. Ini saya tegaskan, kami lebih mengedepankan aspirasi karyawan,” ungkap Iriyanto Hutagaol. (Her)

 

 

Redaksi:
Related Post