KILAS SEMARANG

Proyek Pasar Simongan Terancam Lebihi Batas Waktu

KILASJATENG.COM, SEMARANG – Pembangunan pasar Simongan terus digarap. Hingga kini, proyek yang dikerjakan PT Dinamika Persada Sehati itu progresnya sudah mencapai 52 persen. Akan tetapi, mengingat waktu pengerjaan tinggal sekitar 12 hari, penyelesaian proyek miliaran itu terancam melebihi deadline.

Hal itu terungkap saat Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Joko Santoso dan Wiwin Subiyono saat meninjau lokasi pasar, Kamis (14/12).

“Nilai kontrak Rp 5.451.699.000 dengan waktu pelaksanaan 70 hari kalender, terhitung mulai 18 Oktober hingga 26 Desember 2017 mendatang. Pembangunan ini terancam tidak bisa diselesaikan hingga akhir Desember,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Joko Santoso.

Dikatakan, bahwa pembangunan pasar tersebut tidak mungkin bisa selesai tepat waktu. “Saya yakin pasti tidak selesai pembangunan ini. Tadi waktu ketemu pihak pelaksana proyek juga mengakui kalau tidak selesai sampai akhir Desember ini,” ujarnya.

Menurutnya, harus ada sikap tegas dari Dinas terkait untuk menyikapi keterlambatan pembangunan. Pasalnya, jika sampai akhir kontrak pembangunan belum selesai maka kepentingan masyarakat akan terganggu.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto mengungkapkan, bahwa pembangunan pasar Simongan baru mencapai 52 persen dari seharusnya 54 persen.

”Meski demikian, kondisi tersebut masih dikatakan sesuai jadwal pekerjaan karena faktor musim penghujan. Sampai saat ini masih on the track. Bisa selesai sampai batas akhir pekerjaan yakni 26 Desember 2017 mendatang,” ungkapnya.

Pembangunan dan pengembangan sarana yang didanai melalui dana tugas pembantuan APBN tahun anggaran 2017 dengan anggaran senilai Rp 5.451.699.000 itu, lanjutnya, memang mundur dari jadwal semula.

“Hal itu disebabkan proses lelang yang gagal sampai dua kali. Kontraktor yang saat ini mengerjakan yaitu PT Dinamika Persada Sehati dari Kabupaten Pati, merupakan hasil lelang ketiga,” imbuhnya. (Art)

 

Loading...

BERITA POPULER

To Top