Letak G-spot Pria, Sudah Tahu Belum?

Bagi kebanyakan pria, khususnya di Indonesia, pijat prostat (kelenjar sebesar kacang walnut yang terletak antara kantung kemih dengan penis) bukanlah sesuatu yang familiar.

Namun di beberapa negara di luar sana, pijat prostat (masuknya dari belakang) adalah petualangan baru tersendiri dalam upaya mencari kepuasan seksual. Oleh beberapa pakar kesehatan, prostat dianggap sebagai G-spot-nya para pria.

“G-spot pria adalah prostat dan letaknya adalah dua inchi di rektum yang menghadap perut,” kata sex educator Susan Milstein, Ph.D., seperti dikutip dari MensHealth.com.sg.

Hal ini, kata dia, adalah karena prostat itu sendiri terdiri dari begitu banyak saraf akhir, yang bahkan diklaim lebih banyak dari klitoris.

“Titik ini dapat benar-benar memberikan kenikmatan baru bagi pria jika mereka berani mencobanya,” tambah dia.

Menurut data yang dikeluarkan sebuah perusahan bernama HealthyAndActive, penjualan alat pijat prostat telah meningkat 56 persen dalam kurun lima tahun belakangan, dan kebanyakan dari mereka adalah pria normal dengan usia di atas 45 tahun

Lalu mengapa prostat disebut-sebut sebagai G-spotnya pria?

“Orgasme yang Anda dapatkan dari prostat adalah orgasme tubuh yang menyeluruh dan Anda dapat merasakan sensasi gelinya di seluruh tubuh Anda. Orgasme ini berbeda dengan orgasme biasanya yang biasa didapatkan dari masturbasi atau penetrasi. Secara umum, orgasme prostat membutuhkan waktu untuk pemanasan dan lebih banyak energi. Namun sangat, (rewardnya) sangatlah pantas,” kata sex educator dari The Pleasure Chest bernama Chris (nama belakang tidak disebutkan).(ruf)

Redaksi:
Related Post