KILAS SEMARANG

Workshop Business Matching Unisbank Semarang, Presentasi Tenant Pukau Investor

KILASJATENG.COM, SEMARANG – Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang memaparkan sejumlah inovasi teknologi hasil gagasan pengembangan usaha buatan dosen dan mahasiswa di ruang seminar lantai 9, Kampus Unisbank Mugas Semarang, Kamis (26/10).

Ragam produknya dipaparkan oleh para tenant dihadapan investor dan organisasi pengusaha dalam acara yang dikemas dalam workshop bertema ‘Business Matching’.

Pemaparan tersebut, diharapkan bisa menarik investor dengan produk atau gagasan pengembangan usaha berbasis IT yang dibuat dosen dan mahasiswa antara lain mesin pengiris serbaguna, pencabut bulu ayam, hand forklift knockdown hingga program aplikasi berbasis IT untuk mengembangkan UMKM di Jateng.

Manager Umum Inkubator Bisnis Teknologi Unisbank Semarang Dr Yeye Susilowati MM menuturkan, acara ini digagas untuk menfasilitasi produk inovasi teknologi oleh mahasiswa Unisbank Semarang agar disuport oleh investor dan juga lembaga perbankan.

“Berbagai produk inovasi teknologi ini sangat bermanfaat guna pengembangan UMKM di Jateng. Sejumlah investor sangat terpukau dengan presentasi tenant Unisbank. Bahkan beberapa diantaranya menggali lebih dalam untuk mensuport agar lebih dikembangkan,” katanya.

Rektor Unisbank Semarang Dr H Hasan Abdul Rozak SH CN MM memberikan apresiasi kepada para mahasiswanya. Sebagai bentuk penghargaan, mereka akan diberikan sertifikat penghargaan pada acara Wisuda Unisbank ke-78 yang akan digelar pada minggu ini.

“Produk inovasi teknologi para mahasiswa ini secara langsung dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan serta membantu pelaku UMKM. Hal ini layak kita berikan apresiasi setinggi tingginya,” ujarnya.

Sementara Heri Iskandar dan Eva Nuriskandar yang merupakan mahasiswi semester 7 Jurusan Akuntansi menjadi salah satu tenant yang menarik perhatian.

Produk inovasi teknologinya adalah hand forklift knockdown, dimana bisa berfungsi sebagat alat pemasang plapon, mengangkat barang dan dapat difungsikan sebagai tangga. Salah satu Toko Besi besar di Semarang langsung mendiskusikan kerjasama pengadaan produknya.

Hal yang sama juga terjadi pada bisnis model canvas, sebuah aplikasi bernama Baby Care ini juga menyediakan aplikasi untuk mempermudah para ibu muda yang mempunyai keterbatasan waktu dalam mengurus buah hatinya.

Dengan aplikasi ini, maka orang tua dapat memesan tukang pijat bayi, makanan bergizi hingga bertukar pengalaman mengasuh bayi dengan diasuh oleh dokter anak, ahli gizi hingga bidan. Aplikasi yang unik dan tidak banyak ditemuin ini mampu menyedot para investor untuk bertanya lebih jauh.

Pada acara tersebut, organisasi pengusaha yang hadir diantaranya Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jateng, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), PT Telkom, Diskominfo, Dinas Koperasi dan UMKM Jateng hingga  kontraktor serta pengusaha. (Art)

 

Loading...

BERITA POPULER

To Top