GAYA HIDUP

Bersepeda Picu Disfungsi Ereksi, Bagaimana dengan Bermotor?

Disfungsi ereksi adalah mimpi terburuk dari setiap pria. Sayangnya, kondisi ini terbilang umum terjadi. Di Amerika Sendiri, setidaknya terdapat 18 juta pria yang berjuang agar terlepas dari kondisi ini.

Sebut saja pola makan yang buruk, kurang tidur dan stress adalah beberapa pemicu terjadinya dari disfungsi ereksi pada kebanyakan pria. Dan baru-baru ini ditemukan bahwa kebiasaan bersepeda juga dapat berpengaruh terhadap melemahnya kemampuan pria untuk mencapai ereksi.

Namun perlu dicatat bahwa bukan sekedar bersepeda biasa, seperti bersepeda di akhir pekan contoh, ini tidak akan mempengaruhi Anda. Akan tetapi, mereka yang merupakan pengguna sepeda hardcore (sering kali menggunakannya), adalah mereka yang berpotensi mengalami hal tersebut.

Menurut pakar, bersepeda, lama kelamaan, dapat menyebabkan kerusakan pada saraf pudenal, kumpulan saraf terbesar dari saraf panggul, yang terdapat disekitar anus, peineum dan bagian bawah alat kelamin.

Kendati langka, kondisi ini dapat menyebabkan rasa sakit kronis, mati rasa, dan disfungsi ereksi.

“Kerusakan saraf pudendal dapat menyebabkan hilangnya rasa disekitar selangkangan dan perineum. Tekanan jok sepeda yang terus-menerus dapat menyebabkan kompresi dan bahkan kerusakan saraf” kata Azad John-Salimi M.D., seperti dikutip dari MensHealth.com.

Lalu bagaimana dengan pengendara motor atau mereka yang gemar berkuda, apakah juga berpotensi mengalami hal serupa?

Menurut seksoloh Paul Nelson, hal itu tidaklah relevan, karena resiko kerusakan saraf hanya terjadi ketika tubuh menumpukan bobotnya pada permukaan yang kecil, seperti jok sepeda. Sementara jok motor dan sadel kuda memiliki permukaan yang lebih empuk dan lebar.(ruf)

Loading...

BERITA POPULER

To Top