KILAS SEMARANG

Walikota Hendi: Pembibitan Ikan, Peluang Investasi Untuk Rakyat

KILASJATENG.COM, SEMARANG – Walikota Semarang Hendrar Prihadi tampaknya semakin gencar mengajak warganya berswadaya membangun Kota Semarang. Buktinya, ia menerapkan gerakan tabur benih ikan sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat untuk merawat drainase di lingkungan masing-masing.

Hal itu terlihat saat Walikota Semarang Hendrar Prihadi atau yang akrab disapa Hendi hadir di tengah-tengah warga dalam kegiatan jalan sehat di Balai Kelurahan Gunungpati, Kecamatan Gunungpati, Rabu (18/10).

Walikota Hendi menjelaskan, bahwa dengan memelihara ikan di drainase otomatis masyarakat akan menjaga kondisi drainase masing-masing agar ikan dapat tetap hidup.

“Karena nyatanya ada kejadian banjir di suatu perumahan daerah atas yang disebabkan warganya tidak mau merawat saluran disekitarnya. Apalagi sudah memasuki musim penghujan seperti sekarang, saya harap warga dapat bersama-sama merawat lingkungan dan saluran masing-masing,” katanya, dalam rilis yang diterima Kilasjateng.com.

Selain itu, dengan melakukan tebar benih ikan, Walikota Hendi berharap dapat menambah penghasilan bahkan ladang investasi bagi warga.

“Saya berterimakasih kepada warga Gunungpati, semoga dalam tiga bulan kedepan ikannya bisa dipanen. Bisa dikonsumsi sendiri atau bisa dijual, sehingga dapat menambah penghasilan keluarga,” ujarnya.

Yang menarik, apa yang digagas oleh Walikota Hendi itu memperoleh apresiasi dari Walikota Tripoli Libanon, Ahmed Kamareddine yang pagi itu mengikuti kegiatan jalan sehat. Bahkan orang nomor satu di Kota Tripoli tersebut, juga ikut andil dalam menebarkan benih ikan.

Dalam kegiatan itu, kaitannya dengan kesempatan investasi yang dibuka bagi masyarakat melalui gerakan tebar benih ikan, Walikota Hendi juga menawarkan fasilitas Kredit Wibawa.

“Kredit Wibawa atau wirausaha jadi jawara dengan keunggulan bunga paling murah se-indonesia, yaitu 3 persen per tahun. Masyarakat bisa memanfaatkan program dari Dinas Koperasi Usaha Mikro ini, dengan meminjam senilai Rp 5 juta tanpa agunan atau jika memiliki agunan bisa mencapai Rp 50 juta,” pungkasnya. (Art)

 

Loading...

BERITA POPULER

To Top