KILAS SEMARANG

Walikota Hendi Tawarkan Tiga Investasi Unggulan Kota Semarang

KILASJATENG.COM, SEMARANG – Industri agrikultur, manufaktur, dan pariwisata menjadi tiga sektor unggulan Kota Semarang yang ditawarkan Walikota Semarang Hendrar Prihadi kepada para investor pada gelaran Semarang Bisnis Forum (Sembiz) di PRPP Convention Center, Jalan Anjasmoro, Semarang, Selasa (17/10).

Walikota Semarang Hendrar Prihadi atau yang akrab disapa Hendi itu menjelaskan,  ditawarkannya 3 sektor industri tersebut seiring dengan fokus pembangunan Kota Semarang, sehingga targetnya dapat terjadi sinergi antara swasta dan pemerintah dalam memajukan Kota Semarang.

“Saat ini tercatat 52 persen luas Kota Semarang adalah merupakan lahan hijau berupa sawah, perkebunan, dan hutan. Ini adalah peluang besar bagi pelaku industri agrikultur untuk berinvetasi di Kota Semarang,” katanya, dalam rilis yang diterima Kilasjateng.com.

Sedangkan terkait industri manufaktur, Walikota yang pada tahun 2014 meraih penghargaan kepala daerah terbaik dunia dalam ajang Socrates Awards di Italia ini mengatakan, 9 kawasan industri serta terminal peti kemas berkapasitas satu juta TEUs yang dimiliki Kota Semarang dapat menjadi pertimbangan penting pelaku industri manufaktur untuk berinvetasi di Kota Semarang.

“Dan kaitannya pariwisata, menurut survei Kementrian Pariwisata, Kota Semarang menduduki peringkat ke-5 di Indonesia yang memiliki indeks pariwisata terbaik, sehingga kalau lihat Semarang sekarang hotel dan restorannya bertambah banyak, ini merupakan reaksi positif atas meningkat tajamnya kunjungan wisata ke Kota Semarang,” imbuhnya.

Dalam paparannya, Walikota Hendi juga memperlihatkan sebuah data statistik di mana pada tahun 2011, jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Semarang hanyalah sekitar 2,1 juta per tahun.

Angka tersebut kemudian meningkat tajam menjadi lebih dari dua kali lipat menjadi sekitar 4,6 juta wisatawan pada tahun 2016.

Walikota Hendi pun menambahkan, aksesibilitas sarana dan prasarana yang memadai pun telah ada di Kota Semarang, sehingga dipastikan para investor tidak rugi berinvestasi di Kota Semarang.

Aksesibilitas tersebut seperti bandar udara internasional, pelabuhan laut, kereta api, dan terminal bus.

“Di tambah beberapa ruas jalan tol yang sedang digarap pemerintah pusat menjadikan akses menuju Semarang bisa semakin cepat. Insya Allah investasi di Kota Semarang tahun 2018/2019 investor akan mendapatkan keuntungan maksimal paling tidak 10 kali lipat,” pungkasnya.

Kegiatan Semarang Bisnis Forum sendiri diselenggarakan Pemerintah Kota Semarang untuk dapat terus menggenjot investasi di Kota Semarang yang tengah dalam tren kenaikan positif.

Kembali seperti yang diutarakan Walikota Hendi di hadapan para investor, bahwa hingga tahun 2011 investasi di Kota Semarang sangat rendah di bawah satu triliun, barulah pada tahun 2012 angka investasi tersebut meningkat tajam hingga pada triwulan ketiga tahun 2017 telah mencapai sekitar 14,5 triliyun. (Art)

 

Loading...

BERITA POPULER

To Top