KILAS DAERAH

Menjelang Idul Adha, Harga Sapi Naik hingga Rp 23 Juta

KILASJATENG.COM, UNGARAN – Menjelang peringatan Hari Raya Idul Adha pada 1 September 2017 mendatang, harga sapi mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Hal ini disebabkan, tingginya akan permintaan hewan tersebut untuk dijadikan qurban pada Idul Adha. Kenaikan harga sapi ini telah mulai pekan lalu terjadi di Pasar ‘Pon’ Hewan Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Salah seorang peternak sapi dari Banyubiru, Kabupaten Semarang, Slamet Praptono (55) mengaku jika menjelang Idul Adha dipastikan harga sapi mengalami kenaikan mencapai Rp 2 juta hingga Rp 3 juta per ekornya.

Dipasaran sekarang ini, harga sapi standart mencapai Rp 16 juta hingga Rp 23 juta. Harga itu adalah khusus untuk sapi lokal, sementara untuk sapi import tentunya harganya lebih mahal.

“Kenaikan harga ini dipengaruhi adanya permintaan hewan sapi yang meningkat menjelang Idul Adha. Biasanya, sepekan setelah Idul Adha, harga akan kembali normal kisaran Rp 15 juta hingga 20 juta. Semua itu tergantung jenis sapinya,” kata Slamet, disela menjual sapinya di Pasar Hewan Ambarawa, Sabtu (26/8).

Hal senada juga disampaikan oleh Ngaderi (48), pedagang sapi asal Lanjan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang.

Menurutnya, seminggu terakhir ini harga sapi sudah melambung seiring dengan peringatan Idul Adha pada 1 September mendatang. Dari awalnya ukuran dan jenis standart, harganya Rp 13,5 juta hingga Rp 14,5 juta, kini harganya melonjak menjadi Rp 15 juta sampai Rp 16,5 juta.

“Jika ukurannya besar dan gemuk, harga sapi itu dapat mencapai Rp 20 juta hingga Rp 23 juta. Dari sapi yang saya pelihara sebanyak 12 ekor, menjelang Idul Adha ini telah laku sebanyak 8 ekor dan harganya rata-rata Rp 13,5 juta hingga Rp 17,5 juta. Namun, usai Idul Adha nanti, paling tidak seminggu setelah Idul Adha, harga sapi akan kembali normal dan selalu terjadi setiap tahunnya,” katanya. (Her)

Loading...

BERITA POPULER

To Top