KILAS SEMARANG

BNNP Jateng Ungkap Peredaran Gelap Narkotika Jaringan Jepara

KILASJATENG.COM, SEMARANG – Perang terhadap penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) terus dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jateng.

Teranyar, Tim Bidang Pemberantasan BNNP Jateng bersama Tim Direktorat Penindakan dan Pengejaran BNN RI pada Sabtu (19/8) kemarin, berhasil mengungkap dan meringkus seorang kurir sekaligus pengedar narkotika jenis sabuberinisial YA (30), warga salah satu wilayah di Kabupaten Jepara.

Kepala BNNP Jateng Brigjen Tri Agus Heru Prasetyo mengatakan, tersangka YA ditangkap di gang depan Indomaret sebelum Masjid Walisongo Pecangaan, Jepara sekitar pukul 17.30 WIB.

“Tersangka YA diamankan oleh Tim Gabungan BNNP Jateng bersama Direktorat Penindakan dan Pengejaran BNN RI pada saat tersangka akan mengambil 2 paket sabu yang disimpan di bawah pohon palem,” kata Tri Agus di kantor BNNP Jateng Jalan Madukoro, Rabu (23/8).

Dari penangkapan tersebut, lanjut Tri Agus, kemudian petugas melakukan pengembangan dengan melakukan penggeledahan di rumah YA di Desa Troso Kecamatan Pecangaan, Jepara dan diamankan total sabu seberat sekitar 100 gram.

“Dalam penggeledahan tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 paket besar dan 6 paket kecil narkotika jenis sabu dengan berat bruto seluruhnya kurang lebih 100 gram. Selain itu, sebuah telepon seluler dan timbangan elektronik,” ujarnya.

Tri Agus menambahkan, pengungkapan kasus tersebut berasal dari informasi masyarakat. Selanjutnya BNNP Jateng akan lebih memperketat pengawasan terhadap kota-kota kecil di pinggiran Jateng seperti Jepara, Blora, Pati, Rembang.

“Berdasarkan pengamatan kami, peredaran narkotika di wilayah-wilayah tersebut cukup besar,” imbuhnya.

Sementara itu, tersangka YA mengaku baru 2 bulan mengedarkan sabu. Pria yang bekerja sebagai teknisi telepon seluler ini juga sudah mengedarkan sebanyak 110 gram sabu dalam kurun waktu 2 bulan.

Tersangka YA saat ini ditahan BNNP Jateng untuk proses penyidikan. Ia dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan hukuman minimal 5 tahun dan maksimal hukuman mati. (Art)

 

Loading...

BERITA POPULER

To Top