KILAS SEMARANG

Kunjungi Pasar, Walikota Hendi Temukan Harga Gula Pasir Masih di Atas HET

KILASJATENG.COM, SEMARANG – Walikota Semarang Hendrar Prihadi bersama Staf Khusus Kementerian Perdagangan Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Peningkatan Sarana Perdagangan Eva Yuliana, mengunjungi sejumlah pasar tradisional dan pasar modern, Minggu (4/6).

Ada empat titik yang dikunjungi yakni Relokasi Pasar Johar di komplek Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Pasar Peterongan, Pasar Modern Giant dan Carefour.

Maksud kunjungan tersebut untuk memantau harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok. Selain itu, kunjungan kali ini mengawal pasokan barang kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 H/2017 M.

Dalam kunjungannya, Walikota Semarang Hendrar Prihadi menemukan adanya harga gula pasir kemasan “Gulaku” yang dijual melebihi harga eceran tertinggi (HET).

Di Relokasi Pasar Johar di komplek MAJT misalnya, dia menemukan harga gula pasir kemasan itu dijual di atas HET yang ditetapkan oleh pemerintah, yakni Rp 12.500 per kilogram.

Hera, salah satu pedagang di Relokasi Pasar Johar mengaku jika dia membeli gula pasir tersebut dari distributor seharga Rp 14.271 per kilogram. Kemudian, dia jual lagi kepada konsumen seharga Rp 14.500 hingga Rp 15.000 per kilogram.

“Dari distributor harganya sudah tinggi. Saya biasa jual kepada konsumen seharga Rp 14.500 kadang Rp 15.000,” katanya.

Mendengar harga segitu, Walikota Semarang Hendrar Prihadi heran. Pria yang akrab disapa Hendi ini kemudian bertanya siapa distributor yang telah menjual gula pasir yang tidak sesuai HET yang ditetapkan pemerintah.

“Distributornya siapa? Segera kami berikan teguran,” tegas Hendi sembari meminta nota pembelian distributor dari Hera.

Sementara Staf Khusus Kementerian Perdagangan Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Peningkatan Sarana Perdagangan, Eva Yuliana mengatakan, bahwa seharusnya distributor menjual gula kemasan tersebut paling mahal Rp 11.900 per kilogram.

“Tidak boleh segitu, ibu harusnya beli dari distributor paling mahal Rp 11.900 per kilogram dan dijual lagi paling tinggi Rp 12.500 per kilogram. Kami akan melakukan kroscek kepada distributor gula tersebut, jika memang sengaja menaikkan harga di atas HET maka akan diberikan teguran,” katanya.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan RI telah menetapkan HET untuk tiga komoditi yakni gula pasir Rp 12.500 per kilogram, minyak goreng kemasan sederhana Rp 11.000 per liter, dan daging sapi beku Rp 80.000 per kilogram. (Art)

Loading...

BERITA POPULER

To Top