KILAS DAERAH

Langka, PNS Dihimbau Tidak Pakai Elpiji 3 Kg

KILASJATENG.COM, TEMANGGUNG – Pegawai negeri sipil (PNS) di jajaran pemerintahan Kabupaten Temanggung dihimbau agar tidak menggunakan gas elpiji 3 kilogram (kg). Himbauan  tersebut, dikeluarkan untuk menyingkapi kelangkaan gas elpiji 3 kg yang terjadi saat ini.

Sekretaris tim monitoring tata niaga gas dan bahan bakar lainya Setda Temanggung, Arief  Mujiono mengakui jika saat ini memang ada peningkatan permintaan gas elpiji 3 kg yang berimbas pada kelangkaan.

“Ini memang semacam tradisi menjelang Ramadhan kebutuhan gas selalu meningkat, karena banyaknya aktfitas yang dilakukan oleh warga seperti nyadran. Dampaknya, ada beberapa daerah yang sulit mendapatkan gas elpiji 3 kg,” kata Arief saat ditemui dikantornya, Selasa (30/5).

Oleh karenanya, Arief menghimbau agar hanya keluarga miskin yang benar-benar memanfaatkan penggunaan gas elpiji 3 kg bersubsidi Pemerintah tersebut. Sementara  keluarga mampu, khususnya PNS diharapkan untuk menggunakan gas elpiji non subsidi seperti tabung ukuran 5,5 kg.

“Pemkab Temanggung saat ini juga tengah mengajukan usulan penambahan kuota gas sebesar 15 persen, namun hingga kini usulan tersebut belum setujui,” ujarnya.

Sementara, menghadapi Ramadhan dan Lebaran lanjut Arief, kuota harian gas elpiji untuk Kabupaten Temanggung pada bulan Mei hanya ditambah menjadi 20.976 tabung perhari atau hanya naik sebesar 1,35 persen dari kuota semula, yakni 20.696 tabung perhari.

“Sedangkan untuk bulan Juni nanti saat menghadapi lebaran, ada penambahan sebesar 9,15 persen atau menjadi 22.590 tabung perhari,” terangnya. (Rhs)

Loading...

BERITA POPULER

To Top