KILAS SEMARANG

12 Ribu Orang Bakal Meriahkan Prosesi Dugderan Tahun 2017

KILASJATENG.COM, SEMARANG – Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1438 H, Pemerintah Kota Semarang bersama Pengurus Masjid Kauman, Masjid Baiturrahman, Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan menyelenggarakan Prosesi Dugderan.

Diperkirakan sebanyak 12.000 orang bakal meramaikan kegiatan ini yang akan dilaksanakan di Lapangan Simpanglima pada Rabu (24/5) dan Halaman Balaikota pada Kamis (25/5).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang Masdiana Safitri mengatakan, Karnaval di Simpanglima akan dimulai pukul 06.00 WIB dan diikuti oleh anak-anak TK, SD/MI, SMP/MTs yang bakal menampilkan aneka ragam seni tradisional yang unik.

“Mulai pasukan warak, kesenian lokal, kembang manggar, drumband, Pasukan Bhineka Tunggal Ika, visualisasi tari dan kera ekor panjang serta seni olahraga sepeda roda satu. Rutenya dari Lapangan Simpanglima-Jalan Pahlawan dan berakhir di Taman Menteri Supeno,” katanya, kemarin.

Sementara karnaval di Balaikota akan diikuti pasukan Drumband PIP, Pasukan Muhammadiyah, NU, Kementrian Agama, siswa SMA/SMK, Perguruan Tinggi, Hotel, Perusahaan, Kepemudaan serta Komunitas seniman, 16 Kecamatan, bendi hias dan kereta kencana yang akan dinaiki oleh Walikota Semarang dan istri selaku Kanjeng Bupati Arya Purbaningrat.

“Karnaval di Balaikota dimulai pukul 12.15 WIB. Karnaval akan melewati Jalan Pemuda-Masjid Kauman Semarang dan berakhir di Jalan Kolonel Sugiyono. Sampai di perempatan Jalan menuju Masjid Kauman, rombongan Walikota akan disambut berbagai kesenian dari Masjid Kauman dan kaum difabel,” ujarnya.

Prosesi utama karnaval Dugder, lanjut dia, adalah penyerahan Suhuf Halaqoh dari alim ulama Masjid Kauman kepada Kanjeng Bupati Arya Purbaningrat untuk dibacakan kepada seluruh warga Kota Semarang.

“Setelah pembacaan suhuf Halaqoh dilanjutkan dengan pemukulan bedug (dug dug dug) yang disertai suara meriam (der der der), yang menjadi asal mula kata Dugderan. Sebelum meninggalkan prosesi di Masjid Kauman, Walikota akan membagikan makanan Ganjel Rel serta air khataman Alquran kepada pengunjung,” terangnya.

Selanjutnya, Walikota beserta rombongan menuju MAJT melalui Jalan Kartini. Sampai di Jalan Jolotundo akan disambut berbagai kesenian dari Kecamatan Semarang Timur, Genuk, Gayamsari, Drumband AMNI dari kecamatan Pedurungan serta kesenian lain Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan juga MAJT.

“Acara utama di MAJT adalah penyerahan Suhuf Halaqoh yang dibawa oleh Raden Mas Tumenggung Arya Purbaningrat dari Masjid Kauman. Kemudian akan diserahkan kepada Raden Mas Tumenggung Probohadikusuma yakni Gubernur Jawa Tengah untuk diumumkan kepada seluruh warga Jawa Tengah,” jelasnya.

Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Semarang, Achyani menambahkan, selama prosesi karnaval Dugderan berlangsung Jalan Pemuda hingga Paragon Mall akan ditutup mulai sekitar pukul 12.00 hingga acara selesai. Bagi masyarakat yang akan melintas dihimbau untuk jalan alternatif lainnya agar tidak terjebak kemacetan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat Kota Semarang pada Kamis 25 Mei agar tidak melewati sepanjang Jalan Pemuda hingga Paragon Mall agar tidak menambah kemacetan arus lalu lintas disana,” imbuhnya. (Art)

 

Loading...

BERITA POPULER

To Top