GAYA HIDUP

Cara Ampuh Atasi Depresi Pasca Melahirkan

Depresi pasca melahirkan adalah hal yang terbilang umum terjadi. Kondisi ini, menurut menurut Centers for Disease Control and Prevention, dialami oleh 11 hingga 20 persen wanita.

Uniknya kondisi ini tidak selalu muncul pasca baru melahirkan namun bisa saja terjadi 1 tahun pasca proses melahirkan.

Tanda-tanda dari depresi pasca melahirkan adalah meliput sulit membuat pilihan, sulit untuk tidur, bahkan di saat bayi Anda terlelap, emosi yang tidak stabil, menangis dan stress dan yang paling membahayakan adalah memiliki pikiran menyakiti diri sendiri atau sang bayi.

Lalu apa yang harus dilakukan untuk mengatasi hal ini. Menurut laman Health Guide, ini adalah langkah yang perlu Anda lakukan agar terlepas dari kondisi ini:

1. Ciptakan kedekatan dengan sang bayi
Ibu yang mengalami depresi kerap menghindar untuk berinteraksi dengan sang bayi, seperti memberikan ASI, bermain dan membacakan cerita dongeng. Padahal, sebuah atmosfir yang baik sangat penting untuk menciptakan suasana yang hangat yang dapat mendorong ikatan yang kuat antara sang ibu dan anak.

2. Minta bantuan orang lain
Disinilah peran keluarga menjadi sangat penting untuk mengatasi depresi pasca melahirkan. Jika Anda mulai merasa tertekan mintalah bantuan keluarga atau orang terdekat Anda untuk membantu meredakan stress yang menyelimuti Anda.

3. Sayangi diri sendiri
Semakin Anda menyayangi diri sendiri maka hal ini akan membantu Anda dalam membangungun mental dan fisik yang lebih baik. Semakin baik fisik dan mental Anda, maka tugas Anda sebagai ibu akan lebih ringan dari sebelumnya. Lupakan dulu pekerjaan rumah, fokus dengan bayi Anda. Jangan lupa untuk berolahraga di saat Anda bisa, ini akan sangat membantu. Makan tepat waktu, tidur yang cukup dan paparan sinar matahari dapat membantu Anda meringankan masalah ini.

4. Jaga hubungan Anda dengan suami
Lebih dari setengah perceraian terjadi setelah melahirkan anak. Bagi kebanyakan wanita dan pria, hubungan mereka dengan pasangannya juga dengan orang-orang disekitarnya adalah sumber dari ekpresi emosional dan koneksi sosial. Pasangan harus dapat menjaga agar waktu, energi dan pikiran mereka tidak kemudian harus berakhir dengan sia-sia. Jangan saling menyalahkan, selalu menjaga komunikasi dan memiliki waktu berdua saja adalah yang perlu Anda lakukan.

(ruf)

Loading...

BERITA POPULER

To Top