KILAS SEMARANG

Semarang Night Carnival 2017, Diikuti Lima Negara

KILASJATENG.COM, SEMARANG – Semarang Night Carnival (SNC) 2017 digelar meriah mulai dari titik nol kilometer atau depan Gedung Keuangan Negara Semarang hingga Lawang Sewu. Ribuan warga tumpah ruah menyesaki area Titik Nol KM bahkan menutup rute utama defile.

Tema yang diambil kali ini adalah “Paras Semarang” yang menggambarkan wajah Semarang dalam bentuk ikon-ikon terpopuler. Wajah kota tersebut disimbolkan ke dalam empat hal, yaitu kekayaan kuliner, flora, fauna dan ikon bangunan kota.

Kekayaan kuliner digambarkan dengan lunpia dan bandeng presto, sedangkan flora dan fauna disimbolkan dengan bunga sepatu dan burung blekok yang mayoritas tumbuh subur di Semarang. Adapun ikon bangunan dimunculkan lewat Tugu Muda dan Lawang Sewu.

Empat defile kostum tema utama “Paras Semarang” yakni burung blekok, bunga sepatu, kuliner, dan lampion menjadi magnet yang luar biasa membuat pengunjung dan wisatawan heboh.

Perayaan yang ketujuh kalinya ini lebih meriah dibanding tahun sebelumnya, keikutsertaan peserta dari luar negeri seperti Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Vietnam, dan Srilangka, semakin semarak. Peserta dalam negeri ada dari Sawah Lunto, Jember, Jepara, dan Kendal.

Walikota Semarang Hendar Prihadi mengapresiasi SNC 2017 ini. Pihaknya mengatakan, bahwa SNC kali ini memang lebih meriah karena ada peran peserta dari luar negeri dan daerah lain.

“Total ada 400 peserta defile ditambah peserta luar negeri yang juga menampilkan kostum busana kreatif mereka dengan defile juga,” ujar Walikota Semarang yang akrab disapa Hendi itu.

Hendi menyatakan, event SNC kini sudah menjadi agenda nasional oleh Kementerian Pariwisata. Bahkan kedepan akan lebih menargetkan kunjungan wisatawan internasional.

“Tahun ini ada kepesertaan negara lain, tahun depan akan kita tingkatkan sehingga akan menjadi daya tarik wisatawan mancanegara,” katanya.

Sementara Asisten Deputi pengembangan Segman Pasar Bisnis dan Pemerintah Pariwisata Nusantara, Tazbir mengaku bangga dengan SNC 2017. Event ini sebagai bukti jika Kota Semarang konsisten dengan agenda kepariwisataan.

“Kemenpar mengapresiasi tinggi atas konsistensi kota Semarang menjadikan event ini sebagai kebanggaan warganya, ini juga bukti keseriusan dalam mengembangkan pariwisata,” ucapnya.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, juga ikut mengapresiasi penyelenggaraan SNC 2017 ini. Event yang mengusung tema “Paras Semarang” itu menurutnya bisa mendukung program pariwisata nasional Pesona Indonesia dan Wonderful Indenesia.

“Event seperti ini memiliki economic dan media value yang tinggi. Ini sangat dibutuhkan dalam mempromosikan destinasi Kota Semarang sebagai pintu masuk dalam pengembangan destinasi Joglosemar (Jogya, Solo, Semarang) menjadi single destination,” jelasnya. (Art)

Loading...

BERITA POPULER

To Top