KILAS SEMARANG

Warga Gedawang Permai III Minta Proyek SORR Pindah Lokasi Lain

KILASJATENG.COM, SEMARANG – Proyek pembangunan Semarang Outer Ring Road (SORR) Segmen 8 (Meteseh-Jalan Perintis Kemerdekaan) yang direncanakan pemerintah, membuat sebagian warga perumahan Gedawang Permai III Kelurahan Gedawang Banyumanik, khususnya RT 7 dan 9 RW 2 yang wilayahnya terdampak, merasa resah.

Bukan lantaran tidak mau mendukung proyek itu, tetapi karena warga merasa belum pernah diajak langsung untuk berdikusi dengan pihak terkait membicarakan proses dan prosedur pelaksanaan proyek SORR. Seluruh warga perumahan Gedawang Permai III merespon positif dan mendukung pembangunan SORR melintasi wilayah Gedawang yang direncanakan Pemerintah Kota Semarang.

“Namun warga yang terkena dampak langsung maupun tidak langsung keberatan dan menolak jika mengenai rumah warga. Kami mohon untuk menggeser atau membuka jalur lain,” kata Ketua Forum Warga Gedawang Permai III, Heri Aguswiyanto, di sela sosialisasi rencana Amdal SORR di Balaikota Semarang, Selasa (7/2).

Ia menyebutkan, bahwa alasan warga menolak SORR melewati perumahan Gedawang Permai III karena pasti akan menghilangkan dua sumber mata air (sumur arteis dan tower air), tergusurnya Sekolah Dasar Islam Terpadu, Kontur tanah kawasan perumahan yang miring dan dampak resiko sosial atau fisik.

“Dengan adanya SORR, perumahan Gedawang Permai III akan terbelah dan terisolir dengan wilayah lainnya di RW 2. Pasalnya, sebelah barat perumahan adalah jalan tol Semarang-Ungaran, sebelah selatan adalah lereng jurang hutan Penggaron, sebelah timur adalah lereng perkebunan dan sebelah utara adalah perkebunan serta sekolahan SDIT. Akses jalan masuk warga hanya dari arah barat melewati jembatan yang bawahnya jalan tol,” ujar Heri Aguswiyanto.

Karena itu, warga menginginkan pembangunan jalan SORR tidak melewati perumahan Gedawang Permai III. “Bila terjadi opsi yang mengharuskan proyek pembangunan jalan SORR tetap melewati perumahan Gedawang Permai III, seluruh warga meminta tanah dan bangunan rumahnya diganti rugi oleh pemerintah,” pungkasnya. (Art)

 

Loading...

BERITA POPULER

To Top