KILAS DAERAH

Ngaku Densus 88  Warga Temanggung “Diasramakan” di Sel Tahanan

KILASJATENG.COM, TEMANGGUNG – Hanya karena dianggap ingin terlihat gagah dan ditakuti, Radian Kurniawan (41) warga Dusun Bedal, Desa Soborejo, Kecamatan Pringsurat Kabupaten Temanggung mengaku sebagai anggota Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri, agar keliatan lebih meyakinkan tersangka selalu membawa pistol mainan dan sebilah belati.

Kapolres AKBP Wahyu Wim Hardjanto melalui Kepala Sub-Bagian Humas Polres Temanggung AKP Henny Widiyanti mengungkapkan, terungkapnya Densus 88 gadungan ini bermula adanya laporan dari seorang warga yang dituduh sebagai  anggota jaringan teroris.

“Keluarga yang dituduh tidak terima, langsung melapor ke Polisi. Satreskrim Polsek Pringsurat bekerja sama dengan Polres Temanggung langsung melakukan pengecekan dan ternyata benar yang bersangkutan adalah Densus 88 gadungan,” katanya.

Lebih lanjut Henny mengatakan, tersangka langsung ditangkap dan dibawa ke Mapolres Temanggung untuk menjalani pemeriksaan. “Dari tersangka kami amankan satu pucuk pistol mainan, sebilah belati dan tas berisi dokumen pribadi,” terangnya.

Sementara itu, Radian Kurniawan mengaku sengaja berpura-pura menjadi anggota Densus 88 untuk menakut-nakuti saudaranya.

“Saya spontan saja mengaku jadi anggota Densus 88. Tidak ada maksud untuk mencelakai saudara, melainkan hanya untuk nakut-nakuti saja,” ucap pelaku kepada wartawan saat gelar perkara di Mapolres Temanggung, Senin (30/1).

Akibat perbuatannya, pria yang sehari-hari bekerja buruh serabutan itu dijerat pasal kepemilikan senjata tajam, sebagaimana dalam pasal 2 ayat 1 UU Darurat No 12 tahun 1951. Ancaman hukumannnya maksimal 12 tahun penjara. (Rhs)

 

Loading...

BERITA POPULER

To Top