KILAS SEMARANG

Terima Bantuan Kaki Palsu, Senyum Wanto Mengembang di Hadapan Walikota Hendi

KILASJATENG.COM, SEMARANG – Para penyandang disabilitas di Kota Semarang terlihat bahagia kala mereka akan mendapatkan bantuan kaki dan tangan palsu dari Paguyuban Peduli Penyandang Disabilitas (P3D).

Bantuan diserahkan oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi di Sekretariat P3D Jalan Anjasmoro III No 29, Kelurahan Karangayu, Semarang Barat, Senin (13/11).

Senyum mengembang dari wajah Wanto, kala dirinya berhadapan dengan Walikota Semarang Hendrar Prihadi atau biasa akrab disapa Hendi itu yang hadir di tengah-tengah puluhan penyandang disabilitas.

Wanto sendiri merupakan salah satu penyandang disabilitas di Kota Semarang, akibat penyakit polio yang dideritanya sejak kecil. Ia menerima kaki palsu dan alat bantu penjepit kaki.

“Bersyukur, hari ini pak wali rela hadir untuk menemui kami. Mulai saat ini bisa berjalan normal, untuk rekan-rekan semua harus bisa semangat,” kata Wanto yang juga merupakan anggota Komunitas Motor Penyandang Cacat (Kompac) itu.

Walikota Hendi mengucapkan terimakasih kepada P3D dan Yayasan Peduli Tuna Daksa yang mau bergerak bersama Pemerintah Kota Semarang untuk memberi perhatian lebih kepada penyandang disabilitas di Kota Semarang.

“Alhamdulillah begitu luar biasa kepeduliannya. Pemberian bantuan ini merupakan bentuk nyata dari program bergerak bersama yang kami bawa,” ujarnya.

Dirinya juga meminta kepada seluruh penyandang disabilitas di Kota Semarang untuk terus semangat dan tetap  berusaha untuk mengubah hidup lebih baik dan bermanfaat.

“Presiden Amerika Serikat ke-32, Roosevelt, walaupun menggunakan kursi roda, tapi mampu menjadi presiden Amerika sampai empat kali. Saya yakin panjenengan semua juga bisa, dan tidak kalah dengan Roosevelt,” katanya memotivasi.

Sementara itu, Ketua Umum P3D Vita Maryunani mengungkapkan, bantuan kerjasama dengan Yayasan Tuna Dhaksa ini khusus untuk warga Kota Semarang.

Ia merasa sangat bersyukur dan tersanjung dengan kehadiran Walikota Hendi yang ikut berpartisipasi memberikan bantuan kaki dan tangan palsu kepada penyandang disabilitas.

“Tadi dapat dari Pak Walikota sendiri, saya diminta berkoordinasi untuk berikutnya beliau yang akan mendanai semuanya. Inilah puncaknya yang saya maksud, ketika mengadakan ini saya mencari donatur sendiri dan akhirnya kini bisa melibatkan instansi. Alhamdulillah semakin terealisasi berkat Pak Walikota Hendi,” ungkapnya.

Dia mengaku senang, karena di Semarang semuanya dinilai peduli terhadap penyandang disabilitas. Pihaknya siap memberikan bantuan kaki dan tangan palsu lagi, jika masih ada penyandang disabilitas di Semarang yang membutuhkan.

“Bantuan ini terdiri dari kaki palsu di atas lutut sejumlah 12, kaki di bawah lutut 15, bris (untuk penyangdang polio) dua, dan alfo satu dan pergelangan tangan 1. Sehingga bantuan yang kami serahkan totalnya 31,” imbuhnya.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Sosial Kota Semarang, Tommy Yarmawan Said, Center for Biomechanics, Biomaterial, Biomechatronic and Signal Processing (CBIOM3S) dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

Serta hadir Kasie Perencanaan Program dan Evaluasi Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Bina Daksa Kemensos RI Wisnu Murti Ratna Wati. (Art)

 

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top