KILAS SEMARANG

Tebing Setinggi 10 Meter Longsor, Jalur Lemah Abang-Bandungan Tersendat

KILASJATENG.COM, UNGARAN – Warga Dusun Ngaglik, Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang dikagetkan dengan terjadinya tanah longsor di Jalan Raya Lemah Abang-Bandungan, tepatnya di depan Klinik Medika, Pakopen, Rabu (21/2) malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Meski masih diguyur hujan, warga bersama relawan, petugas Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang, TNI dan Polri masih bahu-membahu mengevakuasi material longsoran.

Yusuf Rusmadi (50) warga Pakopen mengaku kaget dengan terjadinya tanah longsor tersebut. Kejadiannya dinilainya sangat cepat dan bersamaan dengan hujan lebat. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Hanya saja, jalur Lemah Abang menuju kawasan wisata Bandungan tersendat.

“Yang jelas, kejadiannya begitu cepat yang diawali suara gemuruh yang mengagetkan warga sekitar. Tebing yang longsor itu, sebelumya juga longsor dan sampai kini masih dalam pembenahan. Pembenahan belum selesai, tebing tersebut kembali longsor,” ujar Yusuf.

Kasubbag Humas Polres Semarang AKP Teguh Susilo Hadi membenarkan terjadinya longsor di Pakopen tersebut. Bahkan, kini sejumlah petugas dari Polsek Bandungan dan Polres Semarang serta warga sekitar maupun petugas BPBD Kabupaten Semarang masih berada di lokasi tanah longsor untuk mengevakuasi material longsoran.

“Akibat longsoran tersebut, jalur dari Lemah Abang menuju Bandungan dan sebaliknya tersendat. Bahkan, khususnya pengendara sepeda motor harus ekstra hati-hati karena jalan sangat licin. Tanah longsor tersebut terjadi pada tebing setinggi 10 meter dan panjang 10 meter di komplek Hotel Wina, Bandungan,” tandas AKP Teguh Susilo. (Her)

 

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top