INTERNASIONAL

Tak Sengaja Pegang Daerah Terlarang Wanita, Penyiar Berita Kena Pukul

Seorang penyiar berita salah satu media besar Inggris BBC, Ben Brown, tak sengaja menyentuh daerah terlarang seorang wanita pendukung Jeremy Corbyn.

Hal itu ia lakukan saat berdiskusi soal peluncuran manifesto pemilihan Partai Buruh di Bradford, Inggris, bersama rekannya, asisten editor Norman Smith.

Dilansir dari Mirror Online, Rabu (17/5), seorang wanita yang tak diketahui namanya serta mengenakan busana bermotif macan tutul dipadukan jaket hitam, tiba-tiba mendekati keduanya dan berkata, “Benar-benar fantastis.”

Sesaat setelah melontarkan kata-kata, Brown mengusir wanita itu dengan mendorongnya lembut.

Namun secara tak sengaja, tangan Brown justru mendarat di dada wanita itu.

Merasa dilecehkan, raut wajah wanita itu berubah masam lalu memukul bahu Brown sebelum pergi meninggalkan mereka berdua.

Rekaman kejadian itu diunggah ke internet.

Seorang kameramen bernama Jason Farrington berkomentar, “Sedikit ‘sentuhan’ oleh Ben Brown…”

Lainnya menulis, “Apakah.. apakah ia melakukan apa yang saya pikirkan?”

Sementara, beberapa orang yang melihat rekaman itu menilai Brown melakukan tindakan tercela dan menuntutnya untuk dipecat.

Bahkan, ada yang menyarankan kepolisian West Yorkshire untuk menyelidiki kejadian tersebut.

Namun, tak jarang beberapa orang bersimpati dengannya dan mengatakan itu bukan sepenuhnya salah Brown.

“Malangnya Ben Brown, itu bukan kesalahannya. Saya harap ia tidak mendapatkan masalah karena insiden ‘payudara’ itu,” ujar salah satu pengguna Twitter.

Menanggapi beragam komentar tentang kejadian tersebut, Brown akhirnya menjelaskan duduk perkara melalui akun Twitter pribadi.

Ia mengaku tidak berniat menyentuh payudara wanita itu.

“Perihal gangguan siaran di Bradford – (saya) hanya berusaha untuk mengatasi gangguan tapi sulit dilakukan saat siaran live – sama sekali tidak disengaja,” tulisnya.

(riz)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top