KILAS PANTURA

Pemerintah Menjamin Arus Mudik Lancar

KILASJATENG.COM, TEGAL – Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengunjungi gate tol darurat tol fungsional Brebes-Semarang di Kertasari Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Minggu (10/6).

Dalam kunjungannya, Kapolri bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Menko PMK Puan Maharani, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo.

Selain itu Kapolda Jateng Irjen Pol Drs Condro Kirono M.M M.Hum para pejabat utama Polda Jateng serta para Kapolres jajaran Ekswil Pekalongan.

Saat itu Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjamin arus mudik tahun ini akan lebih lancar dibandingkan tahun sebelumnya. ‎Sejumlah titik kemacetan di sepanjang jalur mudik dari Jakarta hingga Jawa Tengah sudah diantisipasi dengan langkah-langkah penanganan.

“Arus mudik pada tahun ini secara umum lebih baik, relatif‎ aman. Pemerintah menjamin lancar,” kata Tito di sela peninjauan.

Menurutnya, dari wilayah Jawa Barat hingga Jawa Tengah‎ ada 6 titik kemacetan yang sudah diantisipasi dan dilakukan penanganan. Di wilayah Jawa Barat yakni di Bekasi karena ada pengerjaan proyek jalan elevated, dan tol Cikopo karena keberadaan rest area.

Sementara empat titik sisanya berada di wilayah Jawa Tengah, yakni di gate tol darurat Kertasari, jembatan Kalikuto Gringsing Batang, pintu keluar tol Krapyak Semarang dan di Salatiga. “Dari Jawa Barat sampai Jawa Tengah ada 6 titik kemacetan tapi bisa dikelola,” ujarnya.

Kemacetan di Kertasari, menurut Tito, diantisipasi dengan langkah pengalihan arus lalu lintas dan penggratisan transaksi jika kemacetan sudah mencapai 3 kilometer. “Di Kali Kuto ada posko bersama untuk mengantisipasi jika terjadi kondisi darurat, di Krapyak dengan penambahan anggota. Di Salatiga juga sudah dikelola,” jelasnya.

‎Sementara ‎Menko PMK Puan Maharani mengatakan, pihaknya ingin memastikan arus mudik dari Jakarta hingga Jawa Timur berjalan lancar dan aman.

“Kami ingin memastikan dan meyakinkan masyarakat Insya Allah pemerintah sudah melakukan antisipsi-antipasi agar arus mudik bisa berjalan lancar,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Jateng menjelaskan tentang mekanisme jalur kontra flow yang menjadi jalur alternatif, karena jembatan Kali Kuto belum sepenuhnya bisa digunakan serta pintu gate tol Kertasari yang kabarnya arus mudik nanti akan menumpuk di pintu gate ini.

“Apabila arus di gate tol Kertasari dengan membuka 12 gate arah Semarang dan terjadi kemacetan sampai dengan 3 km, maka arus dikeluarkan di gate tol sebelumnya,” kata Kapolda Jateng.

“Mudik ini akan berpotensi terjadi kemacetan di gerbang tol Manyaran, oleh karena itu harus ada pengaturan arus dan penempatan pos pam terpadu di gate tol Manyaran,” tambahnya. (Art/why)

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top