KILAS SEMARANG

Pembentukan Majelis Desa Terus Mengalami Peningkatan

KILASJATENG.COM, SEMARANG – Pembentukan majelis desa terus mengalami peningkatan signifikan. Sampai pertengahan bulan Januari ini, lebih dari 350 desa telah mendeklarasikan.

Majelis desa merupakan ruang relawan calon gubernur Sudirman Said di tingkat desa maupun kelurahan, untuk membuka komunikasi dan diskusi antara relawan dengan warga.

“Relawan ini melakukan pergerakan hingga tingkat RT. Relawan yang tergabung di tingkat RT inilah yang akan menjadi ujung tombak Tim Relawan Pergerakan Merah Putih,” kata Ketua Tim Perjuangan Merah Putih, Ali Khamdi di Markas Perjuangan Jalan Pamularsih No 95 Semarang, Jumat (12/1).

Dari berbagai pertemuan Majelis Desa di beberapa kabupaten, kata dia, setidaknya ditemukan tiga harapan penting warga desa.

“Dalam diskusi-diskusi di Majelis Desa, warga sangat mengharapkan terjadinya percepatan pengentasan kemiskinan dengan menjadikan desa sebagai basisnya,” ujarnya.

Harapan kedua warga desa, lanjutnya, yakni penguatan ekonomi desa, baik yang berbasis pada pertanian maupun industri kecil.

“Agar desa menjadi kekuatan baru pencipta lapangan kerja dan sekaligus agen penting dalam meningkatkan kesejahteraan warga,” tambahnya.

Harapan lain yang juga penting, sambung Ali, yakni penguatan modal sosial desa, yang berakar pada tradisi setempat.

“Warga desa juga berharap sekali agar kebersamaan, semangat gotong royong, sikap tenggang rasa, kepedulian, dan nilai-nilai arif lainnya tetap lestari. Sehingga, akan menjadi kekuatan tersendiri dalam meningkatkan kualitas hidup warga desa,” jelasnya.

Secara terpisah, Koordinator Majelis Desa eks karesidenan Pati, Tantowi menjelaskan bahwa progres pembentukan majelis desa setiap kabupaten telah terbentuk minimal 10 desa.

“Di Jepara sudah 40 majelis desa terbentuk. Majelis ini merupakan kantong-kantong yang disediakan pada warga, untuk mengenal lebih dekat Sudirman Said,” kata dia.

40 majelis desa di Jepara tersebut menyebar di tiga Kecamatan, yakni Batealit, Kedung dan Tahunan.

“Akhir Januari target seluruh desa di Jepara dan eks karesidenan Pati terbentuk majelis desa. Pergerakannya memang cukup masif, karena ini langsung melibatkan warga,” ujarnya. (Bra/Art)

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top