KILAS SEMARANG

Gerebek Pabrik di Semarang, BNN Sita 13 Juta Pil PCC 

KILASJATENG.COM, SEMARANG – Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bareskrim Polri dan Polda Jateng mengamankan 13 juta butir pil Paracetamol Caffein Carisoprodol (PCC) siap edar.

Jutaan pil tak berizin itu ditemukan dalam penggerebekan di sebuah rumah kontrakan di Jalan Halmahera Raya Nomor 27, Kelurahan Karangtempel, Semarang Timur, Minggu (3/12) kemarin.

Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso atau yang akrab disapa Buwas itu mengatakan, rumah kontrakan yang dijadikan pabrik tersebut memproduksi hingga jutaan butir per pekan.

“Ini sudah termasuk skala besar. Mereka memproduksi jutaan butir per pekannya,” ujarnya saat gelar perkara, Senin (4/12).

Dalam ungkap kasus, polisi menangkap Djoni, pengendali tempat yang digunakan sebagai pabrik pembuatan pil PCC. Pemilik modal yang bernama Sri Anggono alias Ronggo asal Tasikmalaya, Jawa Barat, beserta sebelas pegawai lainnya juga diamankan petugas.

Lewat keterangan tersangka, didapati sejumlah wilayah di Kalimantan sebagai daerah pemasaran produk ilegal ini. Para pelaku mengincar pelajar sekolah dasar dan sekolah menengah pertama sebagai pembeli.

“Per butir dijual Rp 3.000 sampai Rp 6.000. Keuntungan bersih yang diperoleh mencapai Rp 2,7 miliar per bulan,” katanya.

Buwas mengungkapkan, jajarannya membutuhkan pengintaian sekitar 5 bulan untuk membongkar jaringan ini. Para pelaku bukan pemain baru, mengingat proses meracik dan produksinya sudah sangat berpengalaman.

“Ini termasuk industri profesional, mereka sudah pakai mesin-mesin yang canggih. Ruang produksinya didesain kedap suara, sehingga warga sekitarnya tidak ada yang tahu,” ungkapnya.

Selain menyita mesin pengaduk, pengering, pencetak dan press, petugas juga mengamankan beberapa barang bukti lain seperti 1 pucuk senjata api merk Zettira beserta 10 butir peluru karet, 17 drum paracetamol serta 1 unit mobil Luxio, 1 unit Nissan Evalia, dan 1 unit Toyota Fortuner.

Turut hadir dalam konferensi pers itu antara lain Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, Deputi BNN Amran Depari, Kepala BNN Provinsi Jateng Brigjen Pol Tri Agus Heru P dan instansi terkait. (Art)

 

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top