KILAS SEMARANG

Cak Imin Tolak Uang Miliaran, Ini Kata Ketua Relawan Sudirman Said-Ida Fauziyah 

KILASJATENG.COM, SEMARANG – Godaan besar sempat menerpa Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar. Demi gagalnya perjodohan pasangan bakal calon gubernur Jawa Tengah, Sudirman Said-Ida Fauziyah uang sebesar Rp 50 miliar disiapkan untuk Cak Imin, sapaan karibnya.

Ketua Tim Relawan Perjuangan Merah Putih, Ali Khamdi salah satu organ relawan pemenangan pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah mengatakan, sudah sepatutnya contoh kebesaran hati ditunjukkan politikus negeri ini.

“Itu bukan jumlah uang yang kecil. Hanya kebesaran dan kemantapan hati yang mampu menepis godaan itu,” kata Ali Khamdi di Markas Perjuangan Merah Putih, Jalan Pamularsih 95 Semarang, Kamis (8/2).

Hal tersebut menunjukkan, kata dia, bahwa keyakinan sikap dalam politik mestinya mengalahkan kepentingan materi yang sifatnya sesaat itu.

“Ini semakin memantapkan hati kami, bahwa Pak Dirman telah memilih pasangan yang tepat, yaitu dari kader partai yang ketua umumnya sangat teguh pada perjuangan politik yang beradab. Inilah cerminan partai koalisi pengusung pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah,” katanya.

Sebelumnya, diberitakan bahwa Cak Imin di hadapan ribuan kadernya mengaku mendapat sodoran uang sebesar Rp 50 miliar untuk menggagalkan rekomendasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah  2018 kepada Sudirman Said-Ida Fauziyah.

“Saya pernah dirayu, kalau Cak Imin mengubah rekomendasi dari Pak Sudirman Said, insya Allah di kantong Cak Imin akan diisi uang 50 miliar rupiah,” kata Cak Imin di hadapan ratusan kader PKB Kabupaten Tegal dalam acara pelantikan DPC PKB Kabupaten Tegal masa bakti 2017-2022 di Pondok Pesantren At-tauhidiyyah Sa’id, Desa Giren, Tegal, Rabu (7/2) kemarin.

Oleh Cak Imin, tawaran tersebut tak digubris. Karena keyakinannya terhadap pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah telah mantap.

Cak Imin menyatakan, penguatan basis PKB dan Nahdiyin di Jawa Tengah bukan dibangun berdasarkan pembangunan berbasis materialistis.

“Paradigma pembangunan berbasis materialistis tidak akan langgeng dan kuat apabila tidak memiliki serta mengadopsi nilai-nilai agama dengan baik,” ujarnya.

Sementara, terkait mengenai siapa oknum yang telah menggoda dirinya tersebut, Cak Imin enggan membocorkan, demi kondusivitas politik di Jawa Tengah maupun nasional. (Bra/Art)

 

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top