GAYA HIDUP

Bolehkah Makan Makanan yang Dihinggapi Lalat? Ini Jawab Dokter

Anda pastinya pernah berada pada posisi di mana makanan yang henda Anda makan ternyata sudah dihinggapi lalat. Dan parahnya lagi, Anda tidak tahu kemana saja mahluk kecil itu menginjakan kaki-kakinya yang kotor.

Kalau sudah begini, Anda pastinya akan bingung harus diapakan makanan tersebut, dibuang sayang tidak dibuang Anda sudah jijik memikirkannya. Pertanyaannya, amankah atau tidak makanan tersebut?

Menurut dosen kedokteran dari University of Sidney, Cameron Webb, jika Anda berani mengambil resiko tersebut, Anda mungkin tidak akan apa-apa. Alasannya, meski kuman yang disebar oleh serangga kecil itu belum tentu menyebabkan Anda sakit.

Dalam blog-nya di situs universitas tersebut, Dr. Webb menjelaskan: “Dalam kebanyakan contoh, melihat ada lalat di makanan Anda bukan berarti Anda harus membuangnya.”

“Meski ada sedikit keraguan bahwa lalat dapat membawa bakteri, virus dan parasit dari sampah ke makanan Anda, satu hinggapan lalat belum cukup untuk memicu reaksi yang dapat menyebabkan seseorang sakit pada mereka yang sehat,” ungkap Dr. Webb.

Namun ia juga menjelaskan bahwa kondisinya akan lain jika: “Lalat yang mendarat di makanan dan entah di mana saja ia menyentuh makanan tersebut selama beberapa menit di mana ia (lalat) muntah atau poop di makanan Anda atau makanan yang akan di masak justru yang harus dikhawatirkan.”

Dan semakin lama makanan tersebut dihinggapi, maka semakin tinggi pula resiko patogen yang tertinggal tumbuh dan memperbanyak diri di dalam makanan tersebut. Di sinilah di mana ancaman terhadap kesehatan meningkat.

Perlu diketahui bahwa pada satu ekor lalat dewasa dapat membawa beberapa jenis bakteri dan virus seperti salmonella dan anthrax penyebab tuberkolosis, kolera dan diare. Ia juga merupakan host bagi cacing pita, kremi, gelang dan tambang.(ruf)

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top