KILAS SEMARANG

Berkat SPP Gratis, Anak Sumali Tak Malu Lagi

SEMARANG – Rasa senang tak bisa disembunyikan dari Ahmad Susilo (39), orang tua siswa SMA Negeri 12 Semarang, setelah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menggratiskan SPP anaknya mulai Januari 2020. Sebagai pekerja serabutan, penggratisan SPP tersebut sangat meringankan bebannya. Apalagi, seringkali dia nunggak membayar SPP anaknya.
“Sempat terbebani. Sempat nunggak juga. Terbayar juga akhirnya,” ujar Susilo semringah, saat ditemui di SMAN 12 Semarang, Rabu (8/1/2020).
Dia mengungkapkan, kalau sedang ada pekerjaan, pendapatannya bisa mencapai Rp 900 ribu per minggu. Namun saat tidak ada pekerjaan, tak ada uang yang didapatnya.
“Kalau ada bisa seminggu Rp900 ribu. Kalau nggak ada ya enggak ada,” tambahnya.
Hal senada jug disampaikan Sumali (53), yang juga orang tua siswa SMAN 12 Semarang. Pria yang kesehariannya bekerja sebagai pedagang buah dan jagung di Jalan Raya Gunungpati, seringkali kesulitan membayar SPP anaknya. Maklum saja, pendapatannya sebagai pedagang tak menentu. Saat sedang laris, Sumali bisa mengantungi pendapatan Rp100 ribu. Namun jika sedang sepi, Sumali hanya mendapat untung separuhnya.
“Saya sempat menunggak pembayaran SPP anak saya. Saya bayar tapi mepet waktu yang ditentukan,” kata Sumali.
Dengan penggratisan SPP yang dimulai Januari ini, dia merasa terbantu. Sumali berharap program itu terus berlanjut.
Tak hanya orang tua, siswa SMA 12 Semarang, Rahmawati Kusuma Wardani pun merasa senang kini SPP bisa gratis.
“Merasa senang ya. Tidak perlu membayar lagi. Orang tua saya penjaga sekolah. Uang sekolah bisa saya tabung. Bisa untuk kegiatan OSIS,” imbuhnya.
Mohamad Hafidz siswa lainnya justru menyesal dengan SPP gratis. Bukan menolak, tapi mengapa baru tahun ini diberlakukan, tidak sejak dulu saat dia duduk di kelas X.
Kepala SMAN 12 Semarang Kusno memastikan SPP gratis sudah diberlakukan. Pihaknya sudah menyosialisasikan kepada orang tua siswa.
“Mulai Januari tidak ada. Sesuai arahan pemerintah. Kami sosialisasikan ke orang tua murid, lewat komite sekolah,” ungkap Kusno.
Mengingat diberlakukan sejak Januari ini, imbuhnya, bagi siswa yang sudah membayar SPP, akan dikembalikan penuh. (pemprovjateng)
Loading...

BERITA POPULER

To Top