KILAS SEMARANG

Wali Kota Semarang Motivasi Kaum Perempuan Semangat Berwirausaha

KILASJATENG.COM, SEMARANG – Sedikitnya 500 perempuan pelaku usaha kecil menengah Kota Semarang menghadiri Seminar Inkubasi Bisnis Bagi Perempuan “Start Small, Grow To Big, How To Success” yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Ruang Loka Krida Balaikota Semarang, Kamis (14/11).

Melalui acara tersebut Wali kota Semarang Hendrar Prihadi mendorong para pelaku usaha perempuan untuk meningkatkan kapasitasnya dalam menggerakkan roda perekonomian di Kota Semarang.

Dirinya memberikan motivasi bahwa di Indonesia, sebanyak 95 persen pelaku usaha memulai usahanya dari bawah. Sedangkan 5 persen sisanya menjalankan bisnis yang sudah ada.

Hendi, sapaan akrab wali kota pun menceritakan pengalaman pribadinya saat merintis usaha. “Saya memulai usaha juga dari UMKM, membangun usaha kecil, merangkak, kemudian membangun kepercayaan pelanggan, dipercaya banyak orang. Akhirnya memiliki modal untuk menjalankan usaha besar,” kisahnya.

Pihaknya juga menjelaskan bahwa di tahun awal dia terjun dalam dunia usaha pada tahun 1999, dirinya menghadapi berbagai kendala. Seperti minimnya modal, terjadinya krisis moneter, serta sulitnya peluang usaha. Namun Hendi yakin, pasti bisa menemukan jalan dengan syarat tidak gampang putus asa.

Ia pun memiliki prinsip seorang pengusaha tidak boleh pantang menyerah. Dengan modal Rp 5 juta dirinya sudah bisa menjual lem, paku, ampelas, dan single face yang kemudian hasilnya bisa membawanya ke arah usaha yang lebih besar.

Menurutnya, banyak jalan untuk menjadi pengusaha besar selama menjalankan pola marketing yang baik, mengerti momentum, serta kreatif dan inovatif. Apalagi dengan adanya kemajuan teknologi saat ini pemasaran tidak harus terjadi dengan tatap muka. Semua aktivitas marketing bisa mudah dengan adanya kemajuan teknologi informasi.

“Jika dulu ketika akan memulai usaha harus memiliki showroom yang strategis, produk yang kompetitif, petugas marketing yang baik, serta harga yang terjangkau. Sekarang cukup memiliki harga yang baik, produk yang enak, kemudian lakukan promosi melalui media sosial,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Semarang melakukan kerja sama dengan Gojek dalam rangka peningkatan ekonomi perempuan di kota Semarang. Melalui kerja sama ini, 500 kader perempuan penggerak PKK Semarang otomatis menjadi mitra Gojek. Harapannya ke depan akan semakin mudah akses usaha untuk kaum perempuan. (Art)

Loading...

BERITA POPULER

To Top