KILAS PANTURA

Tutup TMMD Ke-105, Pangdam Diponegoro: TMMD Wujudkan Kebersamaan dan Ciptakan Sinergitas Positif

KILASJATENG.COM, DEMAK – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-105 di wilayah Kodam IV/Diponegoro, secara resmi di tutup oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi.

Pelaksanaan TMMD ke-105 yang mengusung tema “Bersama TMMD Membangun Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat” ditutup di Lapangan Desa Kalikondang, Kecamatan Demak Kota, Kabupaten Demak, Kamis (8/8).

Dalam amanatnya, Pangdam IV/Diponegoro menyampaikan bahwa TMMD yang berlangsung selama satu bulan ini mewujudkan kebersamaan para prajurit Kodam IV/Diponegoro, Pemerintah Daerah dan segenap komponen masyarakat untuk saling bahu membahu menciptakan sinergitas yang positif.

“Keberhasilan kegiatan ini menciptakan sinergitas yang positif dalam menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan Negara,” ucap Pangdam saat memimpin upacara penutupan TMMD di wilayah Kodim 0716/Demak.

Khusus di wilayah Kodim Demak sasaran fisik yang telah dicapai selama pelaksanaan TMMD antara lain pengerjaan talud di lapangan desa Kalikondang sepanjang 220M, lebar 0,30M, tinggi 1M, betonisasi jalan Dukuh Prigi 413M, lebar 4M x tebal 0,15M, Jalan Dukuh Krajan 122M, lebar 4M, tebal 0,15M.

Jalan Dukuh Krajan 23M, lebar 2M, tebal 0,15M, Jalan Dukuh Duduk 63M, lebar 3,50M, tebal 0,15M, Jalan Dukuh Duduk 55,50M, lebar 3,30 m, tebal 0,15M. Pembangunan RTLH sebanyak 14 unit, sanitasi/jamban 3 unit, dan Poskamling sebanyak 2 unit.

Program TMMD kali ini tidak hanya melaksanakan pembangunan fisik namun juga sasaran non fisik diantaranya penyuluhan-penyuluhan deradikalisasi terorisme dari Polres Demak, bintal dan kerukunan umat beragama dari FKUB Kabupaten Demak, pertanian dari Dinas Pertanian, Kamtibmas, perbaikan RTLH dari PU Taru Perkim serta pelayanan KB dari Dinpermades P2KB Kabupaten Demak.

Selain itu juga dilaksanakan penyuluhan tentang bahaya listrik dari PLN, Zakat, Infak dan Sodaqoh dari Baznas Kabupaten Demak, pembinaan kearsipan desa dan menumbuhkembangkan perpustakaan desa, pembinaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Keluarga Harapan (KPH) untuk percepatan gadruasi mandiri dari Dinsos dan penyuluhan bazar produk UKM dari Dinlutkan Kabupaten Demak.

Dengan berakhirnya TMMD ke-105, Pangdam berpesan agar semangat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI-rakyat terus dipelihara dengan menyelesaikan dan memberikan kontribusi untuk membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Tak hanya itu, semangat gotong royong sebagai warisan budaya bangsa yang sudah terbina dengan baik harus terus dipelihara. Tak kalah penting adalah memelihara hasil program TMMD sehingga dapat dimanfaatkan dan dinikmati oleh warga masyarakat dalam kurun waktu yang cukup panjang,” pungkasnya.

Hadir pada upacara tersebut, Forkopimda Provinsi Jawa Tengah, Danrem 073/Mkt, Para Asisten Kasdam IV/Diponegoro, Kakesdam, Kapendam, Danpomdam, Bupati dan anggota FKPD Kabupaten Demak, Pejabat Dinas/Instansi terkait Provinsi Jawa Tengah dan Para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta organisasi kemasyarakatan.

Selain di Demak, upacara penutupan TMMD Reguler ke-105 juga digelar di wilayah Kodim 0712/Tegal yang dipimpin Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, Kodim 0723/Klaten dipimpin Danrem 074/WKT Kolonel Inf Rafael Granaa Baay dan di wilayah Kodim 0730/Gunungkidul dipimpin Kasrem 072/PMK, Kolonel Puji Setiono. (Lis)

Loading...

BERITA POPULER

To Top