KILAS PANTURA

Pangdam IV/Diponegoro: Sikap Gotong Royong Jangan Hanya di TMMD Saja, Tapi untuk Selamanya

KILASJATENG.COM, TEGAL – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi melakukan peninjauan kegiatan TNI Manunggal Mambangun Desa (TMMD) Reguler Ke-105 yang dijalankan Kodim 0712 Tegal, di Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Kamis (25/7).

Kepada awak media, Pangdam menyampaikan hasil progres sasaran fisik berupa pembangunan jalan, rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan sebagainya telah mencapai lebih dari 70 persen.

“Untuk sasaran fisik telah mencapai lebih dari 70 persen, sedangkan sasaran non fisik sudah berjalan sesuai rencana,” kata jenderal bintang dua Angkatan Darat itu.

Khusus untuk rehab RTLH sudah diselesaikan 5 unit rumah bantuan dari CRI Bank BNI. Sedangkan bantuan dari Bank BRI sebanyak 10 unit akan segera dilakukan sambil menghimpun relawan lainnya serta partisipasi masyarakat. Bantuan bisa berupa semen, batu, pasir dan sebagainya.

Hal tersebut mengingat besaran biaya yang disiapkan terkadang tidak mencukupi untuk menjadikan sebuah rumah layak huni. Ini karena kondisi rumah yang akan direhab tidak sama.

“Semisal dengan biaya 10 juta sudah cukup karena hanya perlu merehab lantai dan dindingnya saja. Tetapi terdapat rumah yang harus membangun dari lantai, dinding hingga atap. Bila biaya tidak mencukupi maka perlu bantuan dari masyarakat, sehingga saat penutupan TMMD nanti semua RTLH sudah menjadi RLH,” ungkap Pangdam.

Orang nomor satu di Kodam IV/Diponegoro itu berharap, semua masyarakat terlibat untuk bersama-sama berpartisipasi dan berperan serta dalam kegiatan di TMMD. Hal ini dimaksudkan agar semua masyarakat merasa ikut andil dan terlibat sehingga merasa ikut memiliki.

“Semua ikut berpartisipasi sesuai situasi dan kondisi. Yang masih kuat bisa ikut bekerja menata batu, sedangkan yang fisiknya kurang mampu bisa ikut menyediakan air minum atau membantu semen,” pintanya.

Tak lupa Pangdam juga berterima kasih karena masyarakat sudah ikut berperan serta, banyak kaum ibu bahkan nenek-nenek ikut terlibat dalam kegiatan pembangunan sarana fisik. Karena semua masih merasa ikut memiliki juga berpartisipasi dan berperan serta.

“Sikap kegotongroyongan, kerja sama, partisipasi dan ikut berperan serta semacam ini hendaknya tidak hanya pada kegiatan TMMD saja, tapi selamanya,” kata Pangdam. (Lis)

Loading...

BERITA POPULER

To Top