KILAS SEMARANG

Tingkat Partisipasi Pemilih di Jateng Capai 80 Persen

KILASJATENG.COM, SEMARANG – Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) di Jawa Tengah berlangsung aman dan damai tanpa ada persoalan serius di lapangan. Selain aman, tingkat partisipasi masyarakat pada Pemilu 17 April di Jawa Tengah melebihi target.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo saat menggelar konferensi pers di Rumah Dinas Gubernur (Puri Gedeh), Kamis (18/4).

Didampingi Kapolda Jateng Irjen Pol Drs Condro Kirono, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, Ketua KPU, Bawaslu, Ketua MUI dan jajaran Forkopimda lainnya, Ganjar mengatakan pelaksanaan pemungutan suara di seluruh wilayah Jateng pada 17 April kemarin berjalan sukses dan aman.

“Semua berjalan lancar, sampai sekarang tidak ada laporan problem serius yang terjadi khususnya soal keamanan. Ini menunjukkan kualitas demokrasi masyarakat Jateng makin hari makin baik,” ujarnya seperti dilansir dari laman resmi Pemprov Jateng.

Antusiasme masyarakat dalam Pemilu tahun ini, lanjut Ganjar, juga meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal itu terlihat dari ramainya TPS di Jateng saat proses pencoblosan berlangsung.

“Untuk datanya tadi sudah disampaikan oleh KPU mencapai 80 persen. Tingkat partisipasi ini melampaui target dan saya lihat sendiri saat pagi mencoblos, masyarakat sudah berkumpul bahkan sebelum pukul 07.00 WIB,” imbuhnya.

Memang lanjut dia, pelaksanaan pemungutan suara di Jateng tidaklah sempurna. Sejumlah problem-problem kecil seperti surat suara yang tertukar, kelebihan surat suara dan kesalahan administrasi memang masih terjadi.

“Tapi semuanya dapat ditangani dengan baik. Yang paling serius adalah adanya Pemungutan Suara Ulang (PSU) di tiga TPS. Namun pemungutan suara ulang itu bukan karena pelanggaran serius, hanya karena kesalahan administrasi saja,” terangnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, pihaknya berterimakasih kepada seluruh masyarakat dan pihak terkait dalam suksesnya penyelenggaraan pemilu tahun ini. Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk bersabar dan menunggu hasil penghitungan suara yang dilakukan Komisi KPU untuk menunggu putusan resmi siapa pemenang kontestasi pemilu 2019.

Orang nomor satu di Jateng ini juga meminta masyarakat untuk melupakan panasnya persaingan saat kampanye berlangsung. Dengan berakhirnya proses pemungutan suara, sudah saatnya sekarang semua masyarakat bersatu kembali, saling merangkul dan bersilaturahmi seperti semula.

“Kepada masyarakat, pesta sudah selesai. Mari kita kembali bekerja dan menjalani rutinitas masing-masing. Kalau kemarin ada 01, ada 02, kalau dijumlah jadi 03, yakni Persatuan Indonesia (mengacu pada sila ke-3 Pancasila),” tukasnya.

Sementara itu, Kapolda Jateng Irjen Pol Drs Condro Kirono mengatakan, meski sejumlah daerah ditetapkan sebagai daerah rawan, namun saat pelaksanaan pencoblosan kemarin semua berjalan aman.

“Saya sendiri bersama pak Pangdam berkeliling ke sejumlah tempat, seperti di Temanggung dan Soloraya. Semuanya berjalan aman dan kondusif,” tegasnya.

Meski begitu, Kapolda mengatakan akan tetap mengamankan seluruh tahapan pemilu hingga tuntas. Pasca pencoblosan, tim pengamanan difokuskan menjaga rekapitulasi di Kecamatan hingg nanti di Kabupaten/Kota dan Provinsi.

Ketua KPU Jawa Tengah, Yulianto Sudrajat mengatakan, memang ada tiga TPS di Jawa Tengah yang harus dilakukan pemungutan suara ulang. Tiga TPS itu yakni dua di Kabupaten Tegal dan satu di Kabupaten Jepara.

Namun PSU yang dilakukan bukan karena pelanggaran serius, melainkan pelanggaran administrasi. Misalnya di TPS Jepara, kesalahan hanya karena Ketua KPPSnya berhalangan hadir dan diganti orang lain yang tidak sesuai dengan yang tertera dalam blangko.

“Sementara dua TPS di Kabupaten Tegal, persoalan yang terjadi hanya karena ada pemilih di luar DPT namun mencoblos di TPS itu,” tegasnya.

Proses pemungutan suara ulang di tiga TPS itu lanjut Yulianto akan dilaksanakan pada Sabtu 20 April 2019.

“Sekarang kami sedang kebut distribusi logistik dan persiapan-persiapan lainnya. Kami juga akan gencar sosialisasi kepada masyarakat setempat agar tetap antusias mengikuti pemungutan suara ulang,” tutupnya. (Lis)

Loading...

BERITA POPULER

To Top