KILAS DAERAH

Tagih Utang, Bawa Kabur Jam Tangan dan Barang Elektronik, 4 Pelaku Dibekuk

KILASJATENG.COM, WONOSOBO – Kasus pencurian sekaligus upaya penculikan, Sukarti (35), warga Dusun Godean RT 05 RW 04, Desa Wonolelo Kecamatan Wonosobo, dapat diungkap aparat kepolisian.

Empat pelaku berhasil dibekuk aparat Polres Wonosobo, Jumat (28/12) lalu.
Dari hasil pemeriksaan salah satu pelaku kedapatan membawa senjata api jenis FN merk Browning Hi Power Automatic, Kaliber 9 mm buatan Berlia beserta satu buah Magazin yang berisi dua buah amunisi.

Kapolres Wonosobo AKBP Abdul Waras melalui Kasat Reskrim AKP Heriyanto menyebutkan, kasus pencurian juga upaya penculikan tersebut melibatkan tersangka yang berusia 17 tahun.

Keempat pelaku yaitu Farhan Taufiqurrahman (17) warga Dusun Kajen RT 02 RW 05 Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Rizal (17) warga Wonosobo, Monico Rizky Setyadi (20) warga Dusun Wonobungkah RT 04 RW 07 Desa Jlamprang, Kecamatan Wonosobo.

Kemudian Ahmad Hendri Sutrisno (31), warga Dusuno Keseneng RT 05 RW 02 Desa Sinduagung, Kecamatan Selomerto.

“Mereka kami bekuk atas dugaan pencurian dan penculikan di Dusun Godean RT 05 RW 04 Desa Wonolelo, Kecamatan Wonosobo pada Jumat (28/12). Saat itu tujuan mereka menagih utang ke suami korban, tetapi tidak bertemu dengan suami korban,” ungkapnya didampingi Kabagops Polres Wonosobo Kompol Sutomo kepada awak media saat menggelar ungkap kasus di Mapolres Wonosobo, Rabu (9/1).

Menurut Heriyanto, kronologi kejadian, pada Jumat (28/12) beredar video penculikan seorang perempuan.

Kemudian oleh anggota Resmob Polres Wonosobo dilakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap satu orang pelaku atas nama Farhan yang hendak mengambil barang-barang korban di rumah korban di Godean, Desa Wonolelo Kecamatan Wonosobo.

“Dari keterangan pelaku kemudian berhasil dilakukan penangkapan terhadap pelaku lainnya,” ujarnya.

Dari keempat pelaku, petugas mengamankan sebuah senjata api jenis FN merk Browning Hi Power Automatic kaliber 9 mm buatan Belgia beserta sebuah magazin berisi dua buah amunisi.

Selain itu ada satu buah airsoft gun, satu unit mobil Toyota Fortuner nopol B 1660 ZJA dan satu potong jaket kulit jeans warna biru.

‚ÄúSementara barang yang berhasil dibawa adalah satu set audio speaker merk Dazuma dan satu buah jam tangan warna kuning merk Xergy milik korban,” tutur dia.

Dikatakan, dari keterangan korban Sukarti, kejadian bermula ketika korban berada di dalam rumahnya, kemudian pelaku menggedor-gedor pintu garasi.

Setelah dipersilahkan masuk, kemudian pelaku menanyakan keberadaan suami korban dan dijawab tidak ada. Kemudian pelaku langsung memecah kaca lemari serta mengambil barang-barang milik korban dan memaksa korban untuk ikut masuk ke dalam mobil pelaku.

Setelah berada di dalam mobil, kemudian salah satu pelaku mengeluarkan senjata api dan menakut-nakuti korban.

“Korban juga sempat diancam akan dimasukkan karung, diseret dan dibuang dari jembatan,” katanya.

Sementara itu menurut pengakuan seorang pelaku bernama Hendri, kejadian tersebut bermotifkan hutang piutang.

“Saya kesal karena masalah hutang tersebut tidak kunjung dilunasi, padahal proyek jalan yang dijanjikan suami korban untuk membayar hutang sudah selesai,” akunya.

Saat ini, keempat pelaku ditahan di Mapolres Wonosobo. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 328 KUHP dengan ancaman pidana 12 tahun penjara dan pasal 363 Ayat (1) ke 4 KUHP dengan ancaman pidana 9 tahun penjara. (Jie)

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top