KILAS DAERAH

Prajurit Yonif 410/Alugoro Juara Taekwondo di Solo

KILASJATENG.COM, SOLO – Mendi Noya Bastiyar adalah sosok prajurit yang tidak henti-hentinya menorehkan prestasi bagi Yonif 410/Alugoro. Prajurit kelahiran Blora berpangkat Prada ini dengan kemampuan bela diri Taekwondo yang dia miliki, telah menorehkan segudang prestasi.

Seperti halnya pada kejuaraan Taekwondo PMS Open Under 58 yang baru saja diikuti, Prada Mendi kembali menunjukkan tajinya dengan meraih medali emas, setelah menumbangkan lawan-lawannya hingga puncak pertandingan.

Kejuaraan ini diikuti ratusan peserta se-Jawa Bali yang dilaksanakan di Sritex Arena Solo, pada Minggu (20/1). Medali emas yang diraih pada kejuaraan Taekwondo di Solo ini merupakan sebuah prestasi yang menggembirakan karena menunjukkan adanya peningkatan yang luar biasa.

Sebelumnya pada Oktober 2018 lalu, prajurit kelahiran 7 November 1997 ini juga berhasil meraih medali perunggu pada kejuaraan Taekwondo tingkat Jateng di Universitas PGRI Semarang (UPGRIS)

Putra kedua dari pasangan Ngadi dan Nyamen ini mengaku berlatih bela diri Taekwondo sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Danyonif 410/Alugoro Letkol Inf Irvan Christian Tarigan S.I.P mengucapkan selamat atas keberhasilan Prada Mendi yang telah berhasil meraih medali emas dalam ajang bergengsi tersebut. Raihan tersebut merupakan hasil latihan training center (TC) selama dua bulan yang di pusatkan di GOR Mustika Blora.

“Saya berpesan untuk terus giat berlatih lagi, agar kedepan dapat berprestasi pada ajang berikutnya baik di tingkat regional, nasional maupun internasional,” terangnya.

Letkol Inf Irvan Christian Tarigan juga berharap apa yang telah diraih Prada Mendi dapat diikuti oleh prajurit Alugoro khususnya dan Kodam IV/Diponegoro pada umumnya. Diyakinkan, bila prajurit berlatih dengan sungguh-sungguh pasti dapat berprestasi yang akan mengharumkan dirinya, satuan, bangsa dan negara.

“Prada Mendi telah membuktikan dan berkat prestasinya bukan saja membawa nama baik dirinya, keluarga dan Yonif 410/Alugoro, tetapi juga telah mengharumkan nama Kodam IV/Diponegoro,” katanya. (Lis)

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top