INTERNASIONAL

DPD RI Tandatangani Action Plan dengan Senat Federasi Rusia

Jakarta, liputan.co.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Nono Sampono, menandatangani Rencana Aksi Kerjasama (Action Plan) dengan Dewan Federasi Majelis Federal Federasi Rusia yang diwakili oleh Ketua Grup Kerja Sama antara Senat Parlemen Majelis Federal Federasi Rusia, L. Gumerova, Senin (10/12).

Penandatanganan Action Plan ini adalah sebagai tindak lanjut atau implementasi kongkret program kerja sama dari MoU yang sudah ditandatangani tanggal 12 November 2014 oleh Ketua DPD RI Oesman Sapta, dan Dewan Federasi Majelis Federal Federasi Rusia. Dalam penandatanganan Action Plan tersebut, kedua Pimpinan Tertinggi Senat nampak sangat bersahabat dan semangat untuk menindaklanjuti kerjasama parlemen tersebut segera dalam suasana yang sangat baik dan akrab.

“Butir-butir singkat Action Plan adalah lingkup kerja sama pertukaran delegasi resmi, pendalaman RUU dan Legislasi, sister city, sister province, pengembangan investasi dan potensi daerah, penguatan kerja sama antar delegasi kedua negara, mendukung perluasan kerja sama di bidang ekonomi, serta budaya dan pendidikan serta bidang lainnya,” ungkap Nono Sampono, lewat rilisnya, Selasa (11/12).

Menurutnya, nota kerja sama yang ditandatangani antara DPD RI dengan Senat Rusia tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi negara Indonesia dan Rusia. Nono mengharapkan kedepannya terjalin kerja sama dengan Parlemen Rusia yang lebih kuat. Kerja sama diharapkan terjalin di bidang ekonomi, perdagangan, industri, investasi, dan budaya. Termasuk kelanjutan kerja sama di bidang pembangunan rel kereta api, teknologi nuklir, dengan syarat dan kondisi tertentu sesuai kebijakan, serta peluang di bidang pariwisata, perikanan, maritim dan tambang aluminium.

“Ini merupakan momentum internasional untuk diplomasi parlemen atau DPD RI di Indonesia dengan Senat Federasi Rusia. Hasil kerja sama internasional ini akan sangat membanggakan bangsa Indonesia karena kerja sama ini akan sangat bermanfaat bagi pembangunan di daerah,” ujar Nono.

Dalam kesempatan tersebut Nono juga berkesempatan menyampaikan pidato dalam Konferensi Parlemen Internasional dengan tema “The Role of Parliaments in Today’s World. The Federation Council of the Federal Assembly of the Russian Federation – 25 Years on the Path of Multidimensional Development”.

Dalam pidatonya Nono berpendapat pentingnya peran parlemen di sebuah negara untuk memperjuangkan pembangunan di daerah, karena hal itu sesuai dengan aspirasi masyarakat daerah. DPD RI selama ini selalu bekerja berdasarkan aspirasi dari masyarakat di daerah-daerah.

“DPD RI menjalankan tiga fungsi peran parlemen, yaitu sebagai lembaga yang memberi dukungan politik, lalu memberikan payung hukum bagi landasan kegiatannya, dan DPD RI berfungsi sebagai pengawasan terhadap Eksekutif,” imbuhnya.

Nono juga menjelaskan bahwa diplomasi parlemen di Indonesia bersifat bebas dan aktif. Di mana parlemen di Indonesia memprioritaskan pada perjuangan aspirasi daerah dan kepentingan rakyat daerah. Oleh karena itu, parlemen di Indonesia, terutama DPD RI, siap untuk menjalin kerja sama yang saling menguntungkan antar parlemen atau senat untuk kesejahteraan pembangunan masyarakat Indonesia.

“Indonesia yang menganut semi bikameral system yang terdiri dari Senator dari 34 provinsi dan lebih dari 250 juta rakyat Indonesia, sangat siap untuk menjalin kerja sama bilateral maupun multilateral dalam beberapa sektor secara sangat bersahabat. Dan melanjutkan program kerja sama ekonomi dan budaya yang telah terjalin selama ini di antara Indonesia dan Rusia,” imbuh Senator Provinsi Maluku itu.

The post DPD RI Tandatangani Action Plan dengan Senat Federasi Rusia appeared first on LIPUTAN.CO.ID.

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top