RAGAM

Ketua DPR Ungkap Penghambat Proses Legislasi Di DPR

Jakarta, liputan.co.id – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyatakan program legislasi nasional (Prolegnas) prioritas masih menjadi tugas utama DPR bersama pemerintah.

Karena itu, Bamsoet panggilan beken Bambang Soesatyo mendorong dan segera melakukan koordinasi dengan komisi-komisi serta alat kelengkapan kerja Dewan untuk membahas RUU prioritas mana saja yang akan segera diselesaikan?

“Kita akan dorong prioritas tetap agar utang-utang prolegnas bisa kita kurangi. Ada 50 RUU, yang sebagian besar carry over dari tahun lalu. Ini akan kita seleksi lagi dan kita utamakan RUU yang langsung bersinggungan dengan rakyat,” kata Bamsoet, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (16/1/2018).

Selain itu, ujar dia, publik juga harus memahami bahwa pembahasan RUU tidak hanya tugas dan kewajiban legislatif, tetapi juga eksekutif. Karena itu diperlukan sinergitas yang baik antara DPR dan Pemerintah. Dalam praktiknya, sering pemerintah tak hadir dalam pembahasan suatu RUU hingga menghambat proses legislasi.

“Seperti RUU KUHP yang sedang ditangani Komisi III DPR, sering pemerintah tak hadir bahkan dalam beberapa pasal, pemerintah sendiri belum ada kecocokkan dan perbedatan yang sengit. Nah, hambatan-hambatan inilah yang kita hadapi. Terkadang hanya DPR yang disalahkan, padahal dalam pembahasan RUU itu butuh sinergi kedua belah pihak,” pungkas Bamsoet.

Loading...

BERITA POPULER

To Top