KILAS SEMARANG

Libur Natal dan Tahun Baru, PT KAI Daop 4 Semarang Siagakan Personel Ekstra

KILASJATENG.COM, SEMARANG – Menghadapi Masa Angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 selama 17 hari mulai 22 Desember 2017 hingga 7 Januari 2018, PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang mengaku telah menyiapkan berbagai pendukung operasional kereta api (KA).

“Dalam periode tersebut, PT KAI memberikan perhatian yang ekstra di segala aspek operasional KA,” kata Executive Vice President PT KAI Daop 4 Semarang, Wiwik Widayanti usai apel gelar pasukan di Stasiun Semarang Tawang, Jumat (22/12).

Wiwik Widayanti mengatakan, dari sisi prasarana, PT KAI Daop 4 Semarang menyiagakan alat material untuk siaga (Amus), diantaranya bantalan rel, batu balas, karung pasir dan sebagainya di seluruh wilayah operasi guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, terutama di 17 daerah rawan wilayah Daop 4 Semarang

Selain itu, PT KAI Daop 4 Semarang juga menambah total 198 personel di sepanjang jalur rel yang terdiri dari petugas penilik jalan (PPJ) ekstra, sejumlah 85 personel, penjaga jalan lintasan (PJL) ekstra 86 personel, penjaga daerah rawan 27 personel, ditambah petugas Flying Gank yang siaga 24 jam untuk mencegah terjadinya gangguan perjalanan KA.

Sementara untuk kebutuhan medis, PT KAI Daop 4 Semarang menyediakan posko kesehatan di lima lokasi yang terletak di Stasiun Semarang Tawang, Semarang Poncol, Tegal, Pekalongan, dan Cepu. PT KAI Daop 4 Semarang juga menyiagakan lima orang dokter umum, dan 15 orang paramedis yang akan siap membantu memberikan pelayanan kepada para pengguna jasa KA di stasiun.

Berbagai fasilitas penunjang kesehatan juga disiapkan di berbagai stasiun, diantaranya 5  unit ambulans, 20 unit kursi roda di 20 stasiun, 20 unit tandu di 20 stasiun, dan empat unit Automated External Defibrillators (AED) atau perangkat dasar penyelamat jantung yang ada di Stasiun Semarang Tawang, Semarang Poncol, Tegal, dan Cepu.

Tak hanya itu, bagi para ibu menyusui yang menjadi pengguna jasa KA, PT KAI Daop 4 Semarang juga menyediakan fasilitas ruang laktasi yang tersebar di 14 stasiun wilayah Daop 4 Semarang, diantaranya Tegal, Pemalang, Pekalongan, Weleri, Semarang Poncol, Semarang Tawang, Alastua, Brumbung, Sedadi, Ngrombo, Kradenan, Cepu, Kedungjati, dan Gundih.

Untuk menjamin keamanan penumpang di stasiun maupun di atas KA, PT KAI Daop 4 Semarang mengerahkan petugas keamanan sebanyak total 515 personel yang terdiri dari 76 personel petugas eksternal (TNI dan Polri) dan 439 personel internal (105 Polsuska dan 334 sekuriti).

“Selain itu, pengamanan di stasiun akan diperkuat dengan adanya K9 atau anjing pelacak yang akan beroperasi di Stasiun Semarang Tawang dan Semarang Poncol,” katanya.

Seperti tahun sebelumnya, lanjut dia, tahun ini PT KAI juga dibantu dengan kehadiran anggota komunitas pecinta KA yang akan turut serta menyukseskan angkutan Natal dan Tahun Baru melalui kegiatan pelayanan di stasiun-stasiun.

“Kami mengharapkan dukungan dari semua pihak untuk turut menyukseskan Angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018. Dengan bantuan dari beberapa pihak seperti TNI, Polri, dan para anggota komunitas pecinta KA. Kami harap angkutan Nataru tahun ini dapat terselenggara dengan aman, lancar, dan terkendali,” ujarnya.

Wiwik Widayanti menambahkan, total perjalanan KA penumpang di wilayah PT KAI Daop 4 Semarang pada masa Angkutan Nataru berjumlah 74 perjalanan KA, terdiri dari 48 perjalanan KA jarak jauh atau menengah reguler, 12 perjalanan KA jarak jauh atau menengah tambahan, dan 14 perjalanan KA lokal regular.

Dengan penambahan 12 perjalanan KA jarak jauh atau menengah tambahan tersebut, tersedia tambahan tempat duduk sebanyak 3.806 seat.

“Diprediksi jumlah penumpang selama 17 hari pada masa Angkutan Nataru di wilayah PT KAI Daop 4 Semarang berjumlah 346.174 penumpang atau naik 5 persen dibanding tahun lalu yang berjumlah 329.847 penumpang,” imbuhnya. (Art)
Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang mengaku telah menyiapkan berbagai pendukung operasional kereta api (KA).

“Dalam periode tersebut, PT KAI memberikan perhatian yang ekstra di segala aspek operasional KA,” kata Executive Vice President PT KAI Daop 4 Semarang, Wiwik Widayanti usai apel gelar pasukan di Stasiun Semarang Tawang, Jumat (22/12).

Wiwik Widayanti mengatakan, dari sisi prasarana, PT KAI Daop 4 Semarang menyiagakan alat material untuk siaga (Amus), diantaranya bantalan rel, batu balas, karung pasir dan sebagainya di seluruh wilayah operasi guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, terutama di 17 daerah rawan wilayah Daop 4 Semarang

Selain itu, PT KAI Daop 4 Semarang juga menambah total 198 personel di sepanjang jalur rel yang terdiri dari petugas penilik jalan (PPJ) ekstra, sejumlah 85 personel, penjaga jalan lintasan (PJL) ekstra 86 personel, penjaga daerah rawan 27 personel, ditambah petugas Flying Gank yang siaga 24 jam untuk mencegah terjadinya gangguan perjalanan KA.

Sementara untuk kebutuhan medis, PT KAI Daop 4 Semarang menyediakan posko kesehatan di lima lokasi yang terletak di Stasiun Semarang Tawang, Semarang Poncol, Tegal, Pekalongan, dan Cepu. PT KAI Daop 4 Semarang juga menyiagakan lima orang dokter umum, dan 15 orang paramedis yang akan siap membantu memberikan pelayanan kepada para pengguna jasa KA di stasiun.

Berbagai fasilitas penunjang kesehatan juga disiapkan di berbagai stasiun, diantaranya 5  unit ambulans, 20 unit kursi roda di 20 stasiun, 20 unit tandu di 20 stasiun, dan empat unit Automated External Defibrillators (AED) atau perangkat dasar penyelamat jantung yang ada di Stasiun Semarang Tawang, Semarang Poncol, Tegal, dan Cepu.

Tak hanya itu, bagi para ibu menyusui yang menjadi pengguna jasa KA, PT KAI Daop 4 Semarang juga menyediakan fasilitas ruang laktasi yang tersebar di 14 stasiun wilayah Daop 4 Semarang, diantaranya Tegal, Pemalang, Pekalongan, Weleri, Semarang Poncol, Semarang Tawang, Alastua, Brumbung, Sedadi, Ngrombo, Kradenan, Cepu, Kedungjati, dan Gundih.

Untuk menjamin keamanan penumpang di stasiun maupun di atas KA, PT KAI Daop 4 Semarang mengerahkan petugas keamanan sebanyak total 515 personel yang terdiri dari 76 personel petugas eksternal (TNI dan Polri) dan 439 personel internal (105 Polsuska dan 334 sekuriti).

“Selain itu, pengamanan di stasiun akan diperkuat dengan adanya K9 atau anjing pelacak yang akan beroperasi di Stasiun Semarang Tawang dan Semarang Poncol,” katanya.

Seperti tahun sebelumnya, lanjut dia, tahun ini PT KAI juga dibantu dengan kehadiran anggota komunitas pecinta KA yang akan turut serta menyukseskan angkutan Natal dan Tahun Baru melalui kegiatan pelayanan di stasiun-stasiun.

“Kami mengharapkan dukungan dari semua pihak untuk turut menyukseskan Angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018. Dengan bantuan dari beberapa pihak seperti TNI, Polri, dan para anggota komunitas pecinta KA. Kami harap angkutan Nataru tahun ini dapat terselenggara dengan aman, lancar, dan terkendali,” ujarnya.

Wiwik Widayanti menambahkan, total perjalanan KA penumpang di wilayah PT KAI Daop 4 Semarang pada masa Angkutan Nataru berjumlah 74 perjalanan KA, terdiri dari 48 perjalanan KA jarak jauh atau menengah reguler, 12 perjalanan KA jarak jauh atau menengah tambahan, dan 14 perjalanan KA lokal regular.

Dengan penambahan 12 perjalanan KA jarak jauh atau menengah tambahan tersebut, tersedia tambahan tempat duduk sebanyak 3.806 seat.

“Diprediksi jumlah penumpang selama 17 hari pada masa Angkutan Nataru di wilayah PT KAI Daop 4 Semarang berjumlah 346.174 penumpang atau naik 5 persen dibanding tahun lalu yang berjumlah 329.847 penumpang,” imbuhnya. (Art)

 

Loading...

BERITA POPULER

To Top